MIZPAH ( HA - GA )

MIZPAH ( HA - GA )

  • WpView
    Reads 6,907
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 10, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Hanum terbangun dari mimpi buruknya , terbaring di ranjang rumah sakit selama dua bulan ternyata membuat dia kehilangan semuanya . ** "Dimana Arga?" "Kenapa diem ? GUA TANYA SEKALI LAGI DIMANA ARGA" teriak gadis malang itu. "HANUM SADAR! ARGA UDAH GAADA SEMENJAK DUA BULAN YANG LALU! ** "Bahkan ini berakhir sebelum mulai". - Raga Dewangga. "Sungguh namun tak singgah". - Hanum Senjjadiningrat. ****** [ Revisi setelah tamat ]. - November 2019.
All Rights Reserved
#76
tara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Persona
  • 🌷DIA LAGI🌷
  • AURORA
  • Rintik Hujan
  • Home
  • Feathers
  • Restu Tuhan
  • ALGA
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines