Amazing cover by: Nabila Cahyawulandari.
Di suatu waktu beberapa tahun lalu, aku kembali bertemu dengan mereka. Pria dengan kaos lengan panjang bertuliskan I Am A Good Papa itu menggendong seorang bayi yang sedang cemberut.
Bayi itu.
Aku pernah melihatnya sebelum saat ini. Dia... anakku? Spontan saja aku mengangguk beberapa kali, terlalu yakin jika pertanyaan itu benar.
Lalu pria yang tertawa sambil mencubit pipi anakku itu menoleh, menatapku dengan raut wajah terkejut yang begitu kentara.
Dengan gerakan cepat pria itu bangkit dari sofabed yang tadi ia duduki, lalu berlari kearahku. Tidak tau kapan itu terjadi, tiba-tiba saja ia berada kurang satu jengkal dari tubuhku. Refleks aku mundur beberapa langkah, mencari jarak aman yang selalu kuciptakan kepada setiap orang.
"K-kamu pulang," ujar si pria dengan binar bahagia yang menari di netranya. Aku membeku saat ia menarik tubuhku ke dalam dekapannya.
Saat aku menarik tubuh dari dekapan hangat itu, tiba-tiba sebuah godam besar menghantam kepalaku. Oh tidak! Di sini gelap, senyap. Aku membuka mata, jantungku bertalu-talu dan tubuhku bermandikan keringat. Ku edarkan pandangan, dan aku baru sadar bahwa aku masih berada di tempat yang sama ketika aku tidur kemarin malam.
Start: 21 March, 2020.
End: -
Big love with kisses,
IinQuila♡
"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!"
"Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!"
Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah?
Tapi yakin hanya mantan?
Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain?
Ada ya mantan yang masih peduli?
Mantan yang justru marah sampai berujung nikah?
Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati.
Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan.
Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka?
Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup.
____
●Kalimat dalam cerita tidak baku
●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari
~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~
----
Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak manapun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui.
----
PERINGATAN..!
CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..!
PLAGIAT HARAP MENJAUH..!
___
Publikasi:
24-09-2023
____