love and lies

love and lies

  • WpView
    Reads 920
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"jika senyuman adalah ibadah mengapa harus bercadar" "Wanita yang bercadar punya alasan tersendiri.mungkin ia tak ingin laki laki tergoda dengan kecantikannya" "Manis deh" "Apanya yg manis" "Bukan apa-apa kok" "Oh..."wanita itu memasang wajah kaku nan dinginnya "Jangan kaku" "Gak kaku kok hanya beku" "Coba dicairkan" "Sedang diusahakan" "Setelah dicairkan lalu ungkapkan" "Apa yang diungkapkan?" "Perasaan:)" "Kalo itu mah:)?" "Apa?" "Bukan apa-apa:)" Saya cinta kamu Ra Kebohongan **** "Jangan percaya dia arafah.aku emang nakal.suka membuat mu kesal tapi aku tidak sekejam dia" "Maaf tidak mempercayai mu,aku hanya dibutakan oleh cinta"
All Rights Reserved
#566
wattpad2019
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Naura & Lukanya
  • BETRAYAL OF LOVE
  • Frozen Heart [HIATUS]
  • PERGI UNTUK BAHAGIA ATAU BERTAHAN UNTUK LUKA
  • Waktu?
  • Let Me Love You Longer
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Ditya

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines