Story cover for Gay Roommate by inoojimaland
Gay Roommate
  • WpView
    Reads 815
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 815
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Jun 15, 2019
Mature
Nakajima Yuto mengira berbagi kamar dengan sahabatnya akan menjadi menyenangkan. Tapi ia tidak menyangka bahwa sahabatnya suka melakukan hal-hal senonoh tanpa menghiraukan keberadaannya. Alhasil, mereka bertengkar dan ia meminta kepada Ketua Dorm untuk pindah kamar. Untungnya ia mendapat teman sekamar yang baik tapi tak disangka teman sekamarnya adalah gay.
All Rights Reserved
Sign up to add Gay Roommate to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Naruto : Konoha Love Story  by Lomon1998
12 parts Complete
Update Di Usahakan Setiap Hari Romansa sakura and sasuke Sambil menghela nafas, Sakura mengamankan paspornya kembali ke dalam tasnya. Dia akan terikat ke Tokyo untuk melihat konser terbaru Sasuke. Anehnya dia menerima undangan dengan tiket pesawat sebulan yang lalu. "Apakah kamu baik-baik saja Sakura?" Ibunya bertanya dengan mata khawatir bertanya-tanya mengapa wanita itu tidak senang melakukan perjalanan. Mengangguk dalam kekalahan mereka berjalan menuju aula keberangkatan. "Kenapa suasananya begitu menyedihkan?" Ibu pemimpin bertanya. "Bukankah seharusnya kamu senang akhirnya bisa bersatu kembali?" Benar, si pinkette datang ke Jepang untuk menemuinya, tapi apakah dia akan memperhatikannya? Selama beberapa tahun terakhir, Uchiha telah disibukkan dengan kegiatan kelompok dan individu. Sangat menyenangkan melihat dia sukses, tetapi itu membutuhkan kesempatan untuk bertemu dan lebih mengenal satu sama lain. Mereka mengira bisa bertemu setelah konser Tokyo Dome tiga tahun lalu. Itu sebelum ayahnya dipindahkan ke London. Sakura harus melakukan kursus medisnya di sana. Mengingat kecerdasannya yang luar biasa, dia diterima di Imperial College London. Beberapa kredit juga karena Tsunade Senju mentornya di Universitas Tokyo yang menyusun surat rekomendasi. Sakura mengharapkan untuk minum dengannya ketika dia dewasa. Namun, karena promosi pekerjaannya, hal itu tidak memungkinkan. Ketika mahasiswa kedokteran bertemu dengan rockstar untuk mengucapkan selamat tinggal, dia berjanji untuk mengunjunginya di London. Tapi penyanyi itu tidak pernah melakukannya. Sudah berapa lama? Sakura berada di tahun terakhir kuliahnya di London pada semester mendatang. Bahkan tidak sepatah kata pun dari si mata onyx, lalu tiba-tiba undangan acak satu kali ini masuk. Akankah ada cara untuk bertemu tatap muka sekarang? Setelah acara tersebut, Sasuke akan disibukkan dengan pers. Si pinkette tahu dia hanya akan menjadi wajah lain di keramaian. Lebih baik tidak berharap banyak.
Naruto : I Love You So Much  by Lomon1998
12 parts Complete
Updatre Di Usahakan Setiap Hari Romansa Naruto And Ino Konoha Gakuen adalah SMA di kota Konoha yang cukup ternama. Konoha gakuen bukan sekolah elite yang biayanya mahal. Konoha Gakuen adalah sekolah biasa untuk orang-orang biasa, walaupun ada beberapa murid elit yang kaya dan pintar. Saat ini adalah jam istirahat, tak heran suasana di Konoha Gakuen sangat riuh. Banyak siswa yang nongkrong di kantin, atap, koridor dan kelasnya hanya untuk makan siang dan berbincang dengan teman-temannya. Ada juga murid murid penyendiri yang hanya memakan makanannya dan tak berbincang dengan siapa pun karena dia merasa tak punya teman atau tak mau mendekati yang lain. Biasanya mereka hanya membaca buku, memainkan handphone -nya atau tidur siang. Di kelas 2-C, telihat seorang pemuda berambut pirang jabrik acak-acakan dengan seragam tak rapi, yakni kemeja pendek berwarna putih tak dimasukkan ke dalam celana panjang biru sehingga terkesan urakan, dia tengah melangkahkan kaki keluar kelas. "Seperti biasa, Uzumaki Naruto selalu terlihat seram ya." Pemuda berambut coklat pendek nyengir pada teman-temannya, membuat tato segitiga terbalik di masing-masing pipinya sedikit terangkat. "Kau benar Kiba! Dia selalu memasang tampang seram seolah berkata jangan-dekati-aku!" sahut gadis berambut merah muda pendek dibelah tengah. "Cih. Merepotkan." Pemuda berambut hitam dikuncir tinggi hingga tampak seperti nanas dalam bukunya dengan malas. "Jangan membicarakannya kalau kau tak mau berurusan dengannya!" "Betul kata Shikamaru-kun! Kita jangan mengusiknya! Benar kan Sasuke?" ucap pemuda berbadan besar yang berdiri di samping Shikamaru sambil membuka snack keripik kentang cemilannya. Dia bertanya pada pemuda yang berdiri di sampingnya. "Hn." jawab Sasuke si pemuda paling tampan dan cuek dengan acuhnya. Gadis berambut merah muda tersenyum kecil. "Kalian salah! Sekarang Ino harus berurusan dengan lelaki itu!"
You may also like
Slide 1 of 9
Midnight Club  cover
Naruto : All Konoha Future cover
Naruto : Konoha Love Story  cover
Next Door | Bbangsaz cover
Our Ino cover
Naruto : I Love You So Much  cover
Naruto : Naruto Uzumaki Rise Of Wizard cover
Unveiling the Unseen Identity cover
HYUNG MILIK KAMI cover

Midnight Club

18 parts Complete Mature

Sasuke terbangun ia melihat sekeliling ruangan, ini sangat asing. Sasuke membuka selimutnya ia tidak menemukan siapapun, Sasuke memegang dahinya yang masih pusing ia mengingat tadi malam yang tidur dengan karin, tetapi dimana karin. Mengapa menghilang, Sasuke ingin turun ia melihat bercak darah dikasur, Sasuke tersenyum ia tau tadi malam adalah untuk pertama kalinya ia melakukan bersama tunangannya itu jadi ya pantas saja itu bercak darah milik perawan karin. Sasuke berjalan ke kamar mandi yang tertutup ia mendorong pintu tetapi kosong, "rin.. " Ucapnya memanggil. Sasuke mencoba mengingat kembali, bukannya gadis itu tadi malam karin yang selalu meminta pada Sasuke untuk berhubungan tetapi Sasuke menolaknya, Sasuke masih ingat jelas rasa tubuh gadis itu, tapi mencoba ingat wajahnya sepertinya karin tetapi mengapa menghilang. Sasuke lekas memakai pakaian ia keluar kamar menuju resepsionis mengembalikan kartu dan bertanya "atas nama siapa kamar ini?" Resepsionis mengecek laptopnya "kamar 369 atas nama Haruno Sakura"