Judul standar - Diantara Dua Gadis

Judul standar - Diantara Dua Gadis

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Jun 18, 2019
Lagi asyik mencatat pelajaran yang barusan dijelaskan pak Tanpubolon tibs tiba Ican langsung menarik buku yang kupegan bersama penanya, " sini kucatatkan", kata ican sambil duduk disebelahku.. aki bergeser sedikit , "kok kamu pindah sini ntar Rina cemburu gimana..?" kata ku. " Biar aja habis kesel mau marah melulu". Ima diam, sudah biasa Ican begitu pikirnya, jika bertengkar sama pacarnya selalu mendekati , bahkan sukak curhat tentang meteka,tapi ima selalu menasehatinya. agar mereka balkan dan akur akur. Sebenarnya ruang hati ini memang ada untuk mu Can tapi,cepat cepat ku tutup karena Rina sahabat ku, aku tak ingin menyakitinya. Kedekatan mu dengan ku itu pun sudah membuat ku tak enak dengan Rina, aku selalu memberi pengertian dan penjelasan padanya dan Rina percaya. Aku pun kadang tak mengerti kau mencintai Rina tapi tatapan mata mu sýaat kita dekat membuat aku tak berani menatap nya kau juga menyimpan rasa malah senyum senyum. "Entar jam dua siang ku jemput ya kerumah, kita ke ke GOR , kalsum ajak idar anak IPS 1 sekalian ya.(bersambung)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVANSA [Completed]
  • Three Idiot Girls  ✔
  • Di Masa SMP Ku
  • LOVE STORY QIANARRA
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • KAY'S STORY
  • ALRIN
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • ON SIGHT (Completed)

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines