Aksen Cherry

Aksen Cherry

  • WpView
    Reads 1,405
  • WpVote
    Votes 446
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 21, 2021
Dibilang juga apa, dua rasa yang sama itu jauh lebih rumit apabila tidak berhasil untuk bisa saling mengerti. Tidak semua hal mampu berfokus pada logika, tetapi apa juga nggak egois kalau selalu mementingkan soal perasaan? Benar, ada yang bilang kalau kadang, sesuatu yang berawal dengan ambisi, akan terjawab sendiri oleh waktu sehingga harus berpikir dua kali. ____________________________ Pesantren series ada di judul "ABBAS & CHERRY" Tulisan yang nggak tahu akan menemukan pembacanya atau tidak. Awas hati-hati, akan menemukan banyak ke-random-an di dalamnya. Tapi, mana ada hidup yang nggak random kan? Coba beritahu saya kalau ada. Lalu, ya selamat membaca aja.
All Rights Reserved
#272
series
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • I Found the Love (SUDAH TERBIT)
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • Janji Surgaku (TAMAT)
  • Ijbar [Selesai]
  • 2021 | Hujan di Halaman Asrama [END]
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)

𝐒𝐞𝐧𝐚𝐧𝐝𝐮𝐧𝐠 𝐒𝐚𝐣𝐚𝐤 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐆𝐮𝐬 𝐘𝐚𝐬𝐢𝐧 _______________________________ "Ini salah Gus, abdi ndalem tidak sepantasnya bersama putra seorang kyai." Hurrin membuat jarak cukup jauh, menjaga batasan non mahram dengan tetap ghadul basyar. Hanya dua kalimat itu yang mampu diucapkan Hurrin setelah jantungnya berdetak hebat, setelah bibirnya bergetar kuat, setelah tangan dan kakinya seolah tidak mampu digerakkan. Hurrin sadar siapa dia dan siapalah Gus Yasin baginya. "Apa salahnya menyatukan tulang rusuk yang lama terpisah dari tubuh aslinya? Kita harus menikah!" Gus Yasin membuat perintah yang tidak bisa ditolak Hurrin sama sekali. Kedua tangan Hurrin semakin menggenggam erat Alquran, sangat gugup. Matanya tidak sengaja melakukan kontak dengan lensa beiris biru milik Gus Yasin. Langkah Hurrin semakin gelagapan untuk mundur teratur meninggalkan ndalem, pilihannya sekarang hanya tetap diam atau berlari ke kamar. Mimpi apa dia semalam? Subuh ini dia hanya ingin setoran, bukan menikah dengan putra kyai! ___________________________ _______________________ Status: COMPLETED Genre: ROMANCE-SPIRITUAL 🏆BEST RATING: #1 gadishijab [20/08/2020]🥇 #1 yasin [05/08/2021]🥇 #1 gus [06/09/2021]🥇 #1 riau [11/09/2021]🥇 #1 ceritapesantren [11/09/2021]🥇 #1 kyai [18/09/2021] 🥇 #1 ceritasantri [25/09/2021]🥇 #1 religi [28/09/2021] 🥇 #3 santriwati [29/09/2021]🥉 #2 spiritual [10/10/2021] 🥈 #1 jawa [15/10/2021] 🥇 #1 islam [20/10/2021] 🥇 #1 santri [22/10/2021] 🥇 #1 remaja [18/10/2021] 🥇 #1 ceritaislami [19/10/2021] 🥇 #1 pondokpesantren [04/12/2021] 🥇 N.B: Cerita ini hanya dipublikasikan di Wattpad. Apabila ada yang menemukan ditulis/ dipublikasikan di tempat lain maka penulisnya adalah PLAGIATOR bukan Ayaya. Dan tolong segera laporkan ke saya agar bisa ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. 🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines