Speechless

Speechless

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 2, 2019
Kanon dan Literer Sastra memang bukan milik perempuan. seperti halnya tatanan dunia, konvensi sastra dikuasai oleh laki-laki. Tapi itu dulu. Sekarang, klaim itu sudah basi. Penulis perempuan bermunculan membawa bahasa mereka sendiri dan sering kali mengabaikan keberadaan konvensi. Raisya, remaja yang berusia 17 tahun yang baru pertamakali menjajakkan kakinya ditempat baru ini banyak mengambil pelajaran hidup yang ia ambil dari sudut pandang yang berbeda. Salah satunya adalah dengan mengamati hidup orang-orang yang berada disekitarnya. Seiring dengan berjalannya waktu, Raisya mampu memahami arti kehidupannya. Bukan untuk dunia semata, semua yang hidup didunia ini akan kembali kepada sang pencipta. Kehidupannya pun lambat laun mulai berubah, bukan kearah yang negatif, melainkan kearah yang lebih positif dan paham akan kutipan seseorang tentang "Dunia ini Fana, maka yang kekal adalah Akhirat". Perjalanannya tentu tidak mudah, tarik ulur kepercayaan serta keyakinan adalah taruhannya. Banyak tantangan yang dihadapi oleh Raisya salah satunya untuk menghancurkan kebatuan serta mencari apa kemauan dalam diri Raisya yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#360
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (TERBIT CETAK) Rasi Bintang di Titik Kulminasi
  • Dunia Alana
  • Possesive Playboy
  • My Love A Turki
  • Mari Saling Bicara
  • Together with The Sundown

"Jika Tuhan membuat kita terlahir kembali, ijinkan aku untuk menjadi Akarsana-mu kembali. Menjaga dan melindungimu dengan segenap jiwa dan ragaku ..., Wahai Diajeng-ku." Tak banyak yang tahu perihal reinkarnasi dan sumpah masa lalu yang menjadi buah karma dan harus dibayarkan di masa sekarang. Tentang siapa dan apa, bahkan tak ada yang memedulikan hal tersebut. ----- Bintang Adinata mendadak berubah drastis usai mengalami cedera saat pertandingan basket di sekolahnya. Ia mulai membuat teman-teman, guru, orangtua, serta adik perempuannya memberikan respons aneh padanya. Termasuk gadis bernama Rasi Gahyaka, korban perundungan sekaligus sosok yang digadang-gadang menjadi alasan atas perubahan Bintang. Bintang tak memedulikan perkataan orang lain tentangnya, kecuali ketika sang guru Sejarah memberikan tugas akhir kepada para muridnya. Bintang dan Rasi satu kelompok dan mendapati hal ganjil yang berhubungan dengan masa lalu keduanya. Di ambang keputusasaan atas konflik yang terjadi, keduanya meratapi nasib seolah Semesta mulai memisahkan mereka lagi di kehidupan yang sekarang. Dapatkah keduanya mempertahankan hubungan yang tidak biasa ini? Apakah Bintang berhasil menyakinkan Rasi perihal diri mereka dan sumpahnya di masa lalu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines