Naevin [Slow Update]

Naevin [Slow Update]

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 24, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Acha......" Teriak Kevin dari koridor sekolah. "Nama gua Echa, bukan Acha." Balas Echa. "Echa atau Acha yang penting aku sayang." Ucap Kevin sambil terkekeh. "Iyain aja dah." Balas Echa yang tiba - tiba saja tangannya ditarik oleh Kevin dan Kevin langsung mencium bibir mungil Echa ditengah ramainya koridor sekolah. "Ngapain luh cium gua? Bloon" Ucap Echa kesal. "Biar semua orang yang melihat tau kalau Naecha Auroralita Viosa itu pacar dari Kevin Arelino Pratama." Balas kevin dengan suara yang keras membuat seluruh murid menatapnya. -Naevin-
All Rights Reserved
#155
echa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Awas Jatuh Cinta
  • Love Or Hate(End)
  •  Alcha ~ Rajawali
  • Elvina [COMPLETED]
  • Go And Forget it
  • Arsyilazka
  • GASA [end]
  • For Achel
  • ELGA
  • DANADYAKSA

"Lo lupa, Vyora? Dulu pas kecil lo main nikah-nikahan sama gue. Inget kita belum cerei." "Hah?! YANG BENER AJA, ZAVIO?!" *** Bagi Vyora, jatuh cinta adalah risiko paling berbahaya. Sekali terluka sudah cukup dan dia tak berniat mengulang kesalahan yang sama. Karena itu, Vyora kira masuk ke SMA Kartanama Bangsa, sekolah favorit dengan murid-muridnya yang pintar, adalah pilihan aman. Nyatanya, itu awal dari kekacauan. Di sana ada Zavio. Cowok menyebalkan yang entah kenapa selalu mengusik hidupnya, seolah Vyora adalah musuh lamanya. Belum sempat bernapas, Vyora malah terseret urusan Olpres Karsa---kelompok siswa berprestasi berkedok ekstrakurikuler kebanggaan sekolah---yang diam-diam terlibat persaingan antar sekolah. Semakin dalam Vyora menggali kebenaran, semakin jelas satu fakta mengerikan---semua kekacauan ini berakar padanya. Di tengah tekanan dan rahasia yang saling bertabrakan, Vyora mulai menyadari bahwa perasaan bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan sepenuhnya. Katanya benci dan cinta itu bedanya cuma sedikit, setipis kulit bawang. Kalau terlalu cinta bisa jadi benci. Juga sebaliknya, kalau terlalu benci bisa berubah jadi cinta. Jadi, sebelum perasaan itu tumbuh terlalu jauh... awas jatuh cinta, ya!

More details
WpActionLinkContent Guidelines