A Journey

A Journey

  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 1, 2021
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bukan ku mengagumimu karena jabatanmu. Tetapi ku mengagumimu sejak pertama kali kita bertemu. Ku rasa kau tak menyadari akan hal itu. Teruntuk kau yang ku kagumi. Semoga rasa kagumku ini. Selalu mendekatkanku pada Illahi ~Azzura Faiha Nashir~ ••••• Penasaran? Baca yuk! Mau dapat pahala? Yuk jangan lupa vote, comment, and share -nya. Terimakasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
All Rights Reserved
#484
ketuaosis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Kilometer Cinta [Complete] ✔️
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • MengenggamMu Dalam Ketaatan [TAHAP REVISI]
  • YOU ARE MINE (completed)
  • Asmaraloka Sang Letnan [END]
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • senja di matamu
  • Dia Imam Terbaikku (END)
  • Love Story About You

#1 in fisabilillah (29/09/20) CERITA SUDAH TERSEDIA DI DREAME DENGAN VERSI YANG LEBIH LENGKAP DAN SUDAH DIREVISI. KETIK JUDULNYA DI PENCARIAN LANGSUNG, YA:) •°•°•°• Kala fajar belum terbit, masih bersembunyi di balik pekatnya gulita. Di pagi buta, sang angin memeluk hangat para pemilik raga. Menggenggam angan. Memupuk berjuta harapan. Melangitkan doa ke angkasa Tuhan. Membisikkan sesuatu pada bumi, melalui sujud di hadapan sang Ilahi. Bergumam bersama angin, bercerita pada semesta melalui suara hati. Tahukah kamu, hal apakah di balik semua itu? Jawabannya ialah kamu. Kamu yang selalu berada di balik kata "semoga". Kamu yang tetap menjadi "Aamiin" teristimewa. Izinkan aku meminjam namamu, untuk ku perbincangkan bersama Rabb-ku kala sepertiga malam menyapa tidurku dengan lembut. Perihal lenganku yang belum bisa meraih pelukmu, maka izinkan aku mencintaimu dalam diam, mendekapmu dalam doa, dan memelukmu dalam sujud. •°•°•°• Bibirnya nampak menerbitkan senyum kecil sembari menatap gelapnya langit malam dari jendela kamar. Balutan mukenah masih memeluk raganya. Ia baru saja berbincang dengan Allah melalui perjumpaan doa. "Sepertinya, Allah menciptakanmu saat tersenyum. Sehingga kamu semanis itu, sehangat itu, semenyejukkan itu, juga semerindukan itu." "Setelah sholat tahajjud tidur, ya. Selamat malam, kamu." • Keisya Savierra Assalafiyah • •°•°•°• No copy paste guyss!! Buat karya dengan ide dan pemikiran kalian sendiri!

More details
WpActionLinkContent Guidelines