Diary Member SPW

Diary Member SPW

  • WpView
    Membaca 949
  • WpVote
    Vote 270
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Jun 29, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
Jangan ragu ungkapkan isi hatimu. Kertas putih bahkan tidak melarang tinta hitam menodai dirinya, jadi kenapa kamu harus takut dan ragu untuk menuangkan apa yang kamu alami ke dalam kertas puisi yang setia menemani? Ttd -Admin Mayla.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
wattpaders
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • AKSA
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit]
  • Love for You
  • KUMPULAN PUISI
  • Give Me Your HUG(END)✅
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • SOCCER (Selesai)
  • The Cool & Possesive Kakel
  • REANA [SELESAI]
AKSA

[Pemenang Wattys 2020 Kategori Young Adult] Semenjak terjadi insiden di mana puisi cintanya tiba-tiba saja terpampang pada halaman majalah dinding sekolah, Pelangi tidak lagi dapat menjalankan kehidupan remajanya dengan tenang. Semuanya berantakan dan penuh permusuhan. Berbagai macam permasalahan pun timbul secara terus-menerus dalam bentuk teka-teki yang belum bisa ia penuhi. Tentang siapa yang berusaha menjebak dengan cara mempermalukan lewat puisi cintanya yang telah lama basi. Tentang laki-laki manis yang dikenal baik namun sempat saja dicurigai. Tentang perempuan yang menuntut dendam karena membenci laki-laki yang mematahkan hati. Juga tentang laki-laki, yang singgasananya Pelangi hancurkan atas dasar mengkhianati. Diam-diam dalam lubuk hatinya yang sudah tak peduli lagi antara yang benar maupun salah, Pelangi hanya berharap. Semoga permasalahannya ini tidak membawanya terlalu jauh. Sebelum semuanya berhenti dan tidak mampu lagi diperbaiki. #1 Loveyourself #1 Loveyourselfid #1 Kesehatanmental

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan