Diary Member SPW

Diary Member SPW

  • WpView
    Reads 940
  • WpVote
    Votes 270
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 29, 2019
Jangan ragu ungkapkan isi hatimu. Kertas putih bahkan tidak melarang tinta hitam menodai dirinya, jadi kenapa kamu harus takut dan ragu untuk menuangkan apa yang kamu alami ke dalam kertas puisi yang setia menemani? Ttd -Admin Mayla.
All Rights Reserved
#430
kepenulisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AYKA
  • Numbness (selesai)
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • AKSA
  • REANA [SELESAI]
  • Segala Tentangmu ❝
  • Absquatulate [Sudah Terbit]
  • Married With Ketua OSIS [COMPLETED]
  • The Cool & Possesive Kakel
  • cerita musim lalu | Terbit
AYKA

"Ayya suka sama Aka" "Gue gak peduli" Jawab lelaki itu acuh. "Aka suka gak sama Ayya?" Tanya gadis itu dengan tatapan penuh harap dan senyum yang tak pernah luntur. "Nggak" Ia mempercepat langkahnya untuk mengimbangi kaki jenjang si most wanted "Kalau istirahat nanti?" "Nggak" "Pulang sekolah?" "Nggak" "Bes--" "GUE BILANG ENGGA YA ENGGA!!" Teriaknya kencang tepat di depan wajah Ayya. "DAN BERHENTI MANGGIL GUE AKA. NAMA GUE RAKA, RAKA ADIPUTRA RAHARDIAN" tekannya, kemudian tanpa rasa bersalah ia meninggalkan gadis itu begitu saja. Ayya menatap punggung Raka yang semakin menjauh "Ayya yakin kok sekeras-kerasnya batu masih bisa dihancurin dan sebeku-bekunya es masih bisa diluluhin" ucapnya yakin, tidak lupa dengan senyum yang menghiasi bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines