404 POEMS

404 POEMS

  • WpView
    Reads 431
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 1, 2020
Ketika bibir kelu, hati sudah terlalu pilu, tubuh sudah lelah jatuh, puisi ini tempat kedua ku berlabuh, setelah Tuhan-ku. June, 17th 2019 copyright by ©vcallistephus
All Rights Reserved
#551
poems
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Chantika
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • KUMPULAN PUISI
  • Poetry
  • Pagi
  • Tentang Kita
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • AKSA
  • Raindu (Hujan dan Rindu)
Chantika

[Completed] Menurutmu, definisi cantik itu seperti apa? Putih? Tinggi? Langsing? Jika memang begitu menurut kalian, tendang jauh-jauh namaku dari pikiran kalian. Namaku memang Cantik, tapi bukan berarti aku memenuhi semua kriteria kecantikan yang kalian pikirkan itu. Tapi tak apa, aku sudah cukup bahagia dengan keadaanku saat ini. Sampai suatu hari, tuhan mempertemukanku dengan mereka. Mereka yang mengajarkanku tentang hidup yang "sesungguhnya" karena mereka, aku jadi tahu, bahwa hidup tak sesimpel yang aku pikirkan selama ini. Mereka juga mengajariku tentang hebatnya kata "maaf" Namaku Chantika Cyra, wan't to know the story of my life? Entahlah kedepannya kisah ini akan berakhir seperti apa, bahagia atau justru sedih. Tak ada yang tahu itu Let this story flow like water. #BodyShamingGhibahWriters Cover by: kim graphic ©2019 phoebereus

More details
WpActionLinkContent Guidelines