LOKUS [On going]

LOKUS [On going]

  • WpView
    přečtení 1,141
  • WpVote
    Hlasy 897
  • WpPart
    Části 23
WpMetadataReadRozepsáno
WpMetadataNoticeNaposledy publikováno úte, čvn 3, 2025
Di dunia di mana semua pikiran terhubung, apa jadinya jika satu pikiran... mulai memberontak? Naira Elvyn menyimpan sesuatu yang tidak seharusnya ada. Sesuatu yang lahir dari ketidaksengajaan... atau mungkin, dari sesuatu yang jauh lebih besar. Bersama Kaelan, Shani, dan Davin, Naira melangkah ke dalam rahasia LokusNet-sebuah jaringan yang lebih dari sekadar penghubung pikiran. Saat dunia mulai retak, mereka dihadapkan pada satu pilihan: mengikuti kebenaran, atau tenggelam bersama kebohongan yang selama ini mereka yakini. Petualangan ini bukan tentang menjadi pahlawan. Ini tentang bertahan... saat seluruh dunia ingin menghapus mereka. Dan semuanya bermula dari satu keanehan kecil, yang seharusnya tidak pernah ada.
Všechna práva vyhrazena
#1
jaringan
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • DOSA DIAM
  • NECROPOLIS
  • WE WERE BORN TO DIE (a story by life)
  • CEYRON ALLISTAIR
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Mantra Penghancur Moral
DOSA DIAM

Di balik pagar tinggi dan lantunan ayat yang terus mengalun, ada tempat yang tampak damai. Setiap hari diatur oleh jadwal yang sama, suara azan yang memanggil, dan wajah-wajah yang seolah tenang. Tapi ketenangan tak selalu berarti aman. Beberapa datang ke tempat itu untuk mencari ilmu, sebagian untuk mencari arah. Namun ada yang datang membawa beban yang tak kasat mata, beban yang tak bisa ditinggal di luar gerbang. Di dalam kamar-kamar sempit dan lorong-lorong yang tak pernah benar-benar sepi, sesuatu mengintai. Bukan sosok. Tapi perasaan. Tekanan. Dendam. Dan rasa bersalah yang tak pernah padam. Apa yang terjadi di masa lalu seolah terkubur rapi. Tidak ada yang berani membicarakannya, apalagi menanyakan. Tapi diam tidak pernah benar-benar memadamkan kebenaran. Ia hanya menundanya... sampai waktunya tiba untuk muncul dalam bentuk yang tak terduga. Dan ketika suara-suara samar mulai terdengar saat malam tiba, ketika tatapan menjadi dingin dan doa-doa terasa hampa-seseorang tahu bahwa tempat itu tidak lagi menjadi tempat berlindung. Tapi medan perang yang sunyinya bisa membunuh siapa saja yang memilih tetap diam.

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu