VREDE
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2019
Dia yang memberi angan bahagia juga memberi sakit yang menjatuhkan angan angan ku . Siapa itu ? Dia tak lain adalah sosok CINTA , ingin rasa logika membencinya tapi hati tak kuasa menolak kesannya . Aku hanya manusia biasa yang bak kayu yang sudah tua . Sekali kau patahkan aku hanya rapuh , kedua kalinya kau patahkan aku lagi aku sedikit retak , tapi jangan kau coba patahkan kembali maka aku akan REMUK menjadi berkeping keping.... (TEMU NATS LAGI YEUH ENJOYY READ MY STORY MWEHEHEHH) dikit aja yah deskripsi cerita gue soalny lagi rame nih rumah pusing gue dipanggil mulu ama ibu negara heheh
All Rights Reserved
#39
damai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • STUCK
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • Aroma Mu Adalah Obat Ku [END]
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Ayesha Transmigration
  • My Duchess / End
  • Rainie ( END )
  • You Are Mine [Terbit]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines