SENJA
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2020
Kenapa aku harus dilahirkan di dunia ini disaat orang tuaku bahkan tidak menginginkan kehadiranku? Kenapa aku harus merasakan kepedihan yang tidak kunjung habis? Kenapa aku harus kembali merasakan kesedihan disaat aku merasa sudah mendapatkan kebahagiaan? Apakah pada akhirnya aku bakalan hidup bahagia dan mendapatkan kasih sayang dari orang orang yang aku sayangi? Pertanyaan itulah yang selalu menghiasi pikiran seorang Senja Anastasya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja yang mendung
  • mengapa aku dilahirkan
  • Senja dan Jingga
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)
  • Senyum untuk Kejora (COMPLETED)
  • Arshaka Heizen Lergan
  • Arexsa Jackson Devidos
  • The Silence That Shaped Me
  • kita dan waktu. [End]

☘️☘️☘️ Perbedaan pendapat dengan orang tua adalah suatu hal yang wajar, karena tidak selamanya anak dan orang tua itu sejalan. Akan tetapi bagaimana kah dengan mental anak itu sendiri ketika dia dituntut dengan suatu keharusan, harus bisa dan harus mau menjalani apa yang diinginkan orang tua? Padahal anak itu punya keinginan sendiri, ingin memilih jalannya sendiri ... Jadi??? Simak kelanjutan cerita ini . I don't know what I'm doing right or wrong. but I only know one thing for sure, that making everyone happy and hurting yourself is not a good thing. . . . . Aku tau aku salah, tapi apakah semua kesalahan kesalahan semua ini ditimbulkan oleh aku saja? Apa hanya aku yang menanggung dosa ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines