Tersenyumlah, Emilia!

Tersenyumlah, Emilia!

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 28, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[ROMANCE] Juli 2019 Cerita ini-dalam beberapa part-mengandung umpatan dan kata-kata kurang sopan (kasar). Jadilah bijaksana dalam membaca :) ______________________________ Dengan secangkir teh hangat, duduklah barang sebentar. Akan kuceritakan padamu kisahku. Emilia, itulah namaku. Anak tunggal yang terlahir dari keluarga sederhana yang bahkan sangat tidak sempurna. Kenapa kubilang tidak sempurna? Karena hanya ada dua cinta didalamnya. Cinta dari ibuku untukku, dan cinta dariku untuk ibuku. Ayahku? Aku tidak mencintainya, maksudku aku mencintai ibuku karena dia ibuku, dia memasak untukku, dia memelukku, dia mengajariku berjalan dan membaca-oh, aku tidak akan menyebutkan semua alasan kenapa aku mencintai ibuku-sedangkan ayahku, aku mencintainya hanya karena dia ayahku. Ya. Selebihnya? Ah, kau akan mengetahuinya nanti. Ini bukan hanya kisah dari seorang anak 'broken home'. Sungguh. Aku juga memiliki kisah cinta remaja 'normal' yang akan kuceritakan padamu; tentang seorang lelaki yang membuatku melihat dunia dengan cara yang berbeda. Seseorang yang bahkan dalam diamnya dapat ku dengar bahwa dia selalu berkata, "Tersenyumlah, Emilia!".
All Rights Reserved
#56
emilia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Naura & Lukanya
  • Egois (Clara) END✔
  • A NAME
  • 𝐇𝐢𝐬 𝐁𝐫𝐨𝐤𝐞𝐧 𝐌𝐚𝐭𝐞.✔
  • DeaSea
  • RANNA
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Eliinaa
  • Pak Dokter & Buk Tani

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines