HATI DALAM GENGGAMAN (Tamat)

HATI DALAM GENGGAMAN (Tamat)

  • WpView
    Reads 2,454
  • WpVote
    Votes 79
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 17, 2020
Sebuah kisah tentang kehidupan setelah pernikahan antara Raisa dan Raihan, dua insan yang dipersatukan tanpa ada rasa cinta dari sang suami. Seiring berjalannya waktu Raihan mulai menerima Raisa sebagai istrinya, dan saat itu pula takdir mengatakan bahwa mereka tidak bisa bersama. Bagaimanakah kelanjutannya, pada siapakah hati Raisa akan berlabuh? # Raisa Shabira Salim # Raihan Dzaqy Husaini # Nadia Primasela # Muhammad Fathani (Cerita lengkap tersedia di KBM app)
All Rights Reserved
#715
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Profession[End]
  • Pernikahan Impian
  • LAIBA ARASHYA (Selesai)
  • Jodoh Dari Lauhul Mahfudz (END)
  • Dirimu? Cinta Halalku [ADA DI DREAME]
  • Cintaku Karena Allah ✔️
  • Di Balik Dingin Waktu [Republish]
  • Takdir Cinta Hanafa
  • Ladder of Life [Completed]

-Cerita ringan dan enggak berbelit,semoga suka -Belum di Revisi Cut Syifa Azzahra adalah seorang mahasiswi kedokteran yang terpaksa harus berhenti mencapai impiannya dan menjadi guru di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk pikuk kota lalu bagaimana kah pertemuan nya dengan seorang Dokter Muhammad Alzam yang menjadi relawan saat desa yang ia tempati sedang mengalami bencana alam ___ "ya allah , saya tidak punya hak untuk memarahi dokter, saya hanya mengingatkan, saya juga pernah telat tapi tidak marah saat di tegur" zara berjongkok untuk mengikat tali sepatunya yang lepas, dengan mulut tidak hentinya mengoceh "Pokok nya kamu memarahi saya zara! hati saya benar benar sakit" seperti biasa dengan tampang sok sedih dan satu tangan mengelus dada "sekarang apa lagi yang mau kamu lakukan? oh, saya tau, sepertinya kamu mau saya mati dengan tidak memberi saya makan pagi dan siang" zara menghela nafas pelan, mengumpulkan ogsigen, mengumpulkan ogsigen sebanyak banyaknya, rasanya beban hidupnya akan bertambah sekarang. oh tidak melainkan sejak kemarin

More details
WpActionLinkContent Guidelines