Not perfect!!!

Not perfect!!!

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada yang seorangpun yang mau untuk mendapat hal buruk dalam hidupnya.Takut,kecewa,duka serta luka tak ada yang menginginkan kata kata itu hadir dalam hidup. Begitu pula dengan Sella.Gadis yang hidup dalam hinaan,kesalah pahaman serta ketidakadilan.Hidupnya terasa sangat hancur dan merasa tak berguna. Tak selesai pada satu masalah,Sella kembali mendapat masalah.Kehadiran seorang lelaki yang bringas masuk mengganggu hidupnya.Bagas,lelaki yang tak henti hentinya menambah permasalahan dalam hidupnya Hanya seorang pemula :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Benalu [Terbit]
  • Kayla
  • KEPERGIAN SENJA
  • RAKANA&RAINA
  • GENTAWA✓
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PERGI
  • SMILE FOR TOMORROW DAYS
  • The Dark Side(END)
  • Trust

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines