Ukiran Pena Pada Daun Lontar

Ukiran Pena Pada Daun Lontar

  • WpView
    LECTURAS 723
  • WpVote
    Votos 66
  • WpPart
    Partes 53
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, ago 14, 2025
Beribu aksara yang dirangkai menjadi sebuah bait Rengkaian bait yang dikumpulkan menjadi sebuah seloka Berasal dari suara kaibu terdalam yang dituangkan di atas selembar daun lontar dengan pena bertinta darah Jika kau bisa menulis di langit Apa yang akan kau ceritrakan? Kisah kelam segelap malam? Mimpi-mimpi indah secerah mentari pagi? Ataukah khayalan romansa secantik jinggnya senja?
Todos los derechos reservados
#179
ungkapanhati
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]
  • ZEEDIEN  [End]
  • The Last Captain
  • Kitab Romancuk
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • Ungkapan Perasaan.
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Gus Abizar

Seperti kegelapan pekat di malam yang temaram... Hanya dia... ucapku bagai mantra. mantra yang membelenggu hati untuk selamanya. kau adalah sosok misterius yang pernah kukenal ini adalah kisah tentang mimpi-mimpi rapuh yang dibangun di atas kertas dan masa depan yang dirajut oleh benang kusut masa lalu. yang ku tau... Tuhan menciptakan cinta tidaklah sia-sia. Disaat orang yang kau cintai berpindah ke lain hati, kau dapat belajar kesetiaan ketika ujian cinta menghadang perasaan. Kau dapat belajar kesabaran dalam penantian panjang dan kau dapat belajar keikhlasan hati disaat orang yang kau cintai pergi. Namun yang paling berat dan bermakna adalah ketika kau tak dapat mengobati rindu disaat rasa rindu terus menggebu. Ketika kau sakit hati, nikmatilah. Sesungguhnya keindahan dari cinta bukan hanya ketika kau dicintai. Tapi keindahan cinta juga ketika kau tersakiti. Karena disaat itu, kau akan merasakan betapa indahnya cinta. Betapa indahnya hidup ini hingga tuhan tidak menciptakan patah hati secara sia-sia. Hatiku sudah memilih untuk jatuh padamu, dan aku tidak bisa mengelak. Terkadang aku merasa...salahkah aku jatuh padamu? Karena setelah sekian lama aku membiarkan hatiku jatuh, hatiku tidak kunjung bangkit. Hatiku malah jatuh semakin dalam hingga rasanya untuk bangkit pun sulit. Terkadang aku berpikir, terbebanikah kamu dengan perasaanku? Kau tidak bisa memaksa agar seseorang membalas perasaanmu dan aku juga tidak bisa membuka hatiku untuk siapun. Walaupun ada yang menyembuhkan lukaku, aku tidak bisa membalasnya dengan hal yang setara. Seakan ketakutan yang selama ini kusembunyikan akan meluap dan menghancurkan kita berdua. Semua pengujian hati telah aku lalui hingga terbentuk benteng-benteng cinta dalam diriku. Entah kemana hati ini akan pergi berlabu meninggalkan dermaga cintanya. Semua perasaanku, semua rasa rinduku, biarkanlah semuanya memudar ditelan waktu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido