Story cover for Empty And Dark by Halisaa2004
Empty And Dark
  • WpView
    LETTURE 12
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 2
  • WpView
    LETTURE 12
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 2
Completa, pubblicata il giu 18, 2019
Cerita ini menceritakan kehidupan sosok gadis gantik yang selalu terasa hampa dan gelap

ASILA MARGA SAKTI

Ya asila adalah sosok gadis cantik nan imut yang hidup ditengah keluarga kaya raya. 
Namun kekaya itu tidak menjamin kehidupannya bahagia, yang asila rasakan dalam hidupnya hanyalah hampa dan gelap

Menjalani semua masalah dalam hidup sendirian.
dan terpuruk dalam diamnya

Dalam hidupnya hanya ada satu orang yang memberi kekuatan agar tetap hidup dan menjalaninya bersama.

Namun seseorang itu pergi meninggalkan asila, entah karna apa, orang itu menghindar dan justru dekat dengan seseorang yang sudah membuat hidupnya menderita. 

Sekarang asila merasa derita dikehidupannya semakin tak bisa ditopangnya lagi.

Tapi asila percaya suatu saat nanti kehidupanya akan kembali kesemula, saat peristiwa itu belum terjadi
Asila percaya kehidupannya akan damai kembali seperti sedia kala

"Oh tuhan.. jika kini aku ditakdirkan menderita, aku yakin suatu saat nanti pasti ada masanya aku terbebas dari derita ini, dan aku percaya suatu saat nanti kehidupan ini akan berubah seperti sedia kala"
Begitulah kira2 do'a dan harapan yang selalu asila ucap dalam hatinya

**
Buat yang penasaran, ditunggu aja yaa..
Ini cerita pertama yang mau aku publiks
Aku sebagai author bakalan berusaha selesein cerita ini

Maka dari tuh jangan lupa 
VOTE & KOMEN<3

~Happy Reading:))
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Empty And Dark alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
#68jingga
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Bisikan Cinta Sepertiga Malam (On Going) di Mima_crst
12 parti In corso
Peringatan ⚠️ Cerita ini murni hasil penikiran Author, apabila terdapat kesamaan tokoh, latar, waktu, dll merupakan unsur ketidak sengajaan. Jadi mohon bijak dalam berkomentar, terimakasih. 🙏🏻 ____________________________________________ BLURB Terlahir dengan identitas berbeda membuat seorang gadis ceria dan energik seperti Asya berubah menjadi seorang gadis yang pendiam. Terlebih dengan latar belakang yang membuat semua orang merasa segan, membawanya kepada sebuah peristiwa mengerikan yang membekas dalam benak dan ingatannya. "Sungguh, tak ada satu pun manfaat bagiku menceritakan tentang diriku, karena sahabatku tak membutuhkan itu dan musuhku tak akan mempercayainya."_Asyareefa Sabeeq Eshal Al Alawiy Hidup di lingkungan yang kental akan ilmu dan nilai-nilai agama, menjadikan Asya yang memiliki trauma menjadi semakin membatasi pergaulannya, terutama terhadap lawan jenis. Bahkan Dia hanya dapat mempercayai beberapa orang sebagai sahabat di dalam hidupnya. Bertahun-tahun hidup Asya terasa damai dengan menyembunyikan identitas aslinya, hingga takdir menuntunnya kepada seseorang yang dapat menjungkir balikkan keadaanya. Seorang pria tak dikenal yang mampu membuat trauma itu kembali, namun pada saat bersamaan juga dapat membantunya terlepas darinya. "Saya bukanlah Muhammad yang dapat menjamin Surgamu, tapi Saya akan pastikan genggaman tangan ini tak akan pernah terlepas dalam ibadah menuju Ridho-Nya."_Akhtarazka Qeis Zaahirulhaq El-Ghifary _________________________________________ Bagaimana kisah mereka dalam menghadapi rintangan kehidupan ? Apakah kebahagiaan atau justru perpisahan yang menyambut di akhir kisah. Kuy, ikuti terus ceritanya, see you... ⊰ Jangan lupa vote, coment, follow dan tambahkan ke daftar pustaka untuk update terbaru ⊱ Start : Januari 2025 Finish :
RUMAH tanpa pintu  di diandlyne
36 parti In corso
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
C di IniAku-BukanKamu
27 parti Completa
"Drama banget hidup gue. Bahkan sinetron azab pun tidak semenyedihkan ini, sial." Gadis itu menunduk, melihat ke bawah dengan tatapan kalut. Kemudian ia menatap ke atas langit, hujan, tak ada bintang. Hanya ada langit gelap yang sesekali menjadi begitu terang karena kilatan petir. "Mak, kenapa nggak ajak Clara sekalian, sih?" lirih gadis itu membiarkan air hujan menerpa wajahnya yang penuh luka lebam. Bahkan tetesan air di tangannya berubah menjadi kemerahan, bercampur dengan darah. Ia tak menangis, lebih tepatnya sudah lama ia tidak bisa menangis. Sebelum memutuskan keluar di tengah hujan lebat, ia menikmati kesendirian yang menyakitkan di emperan ruko tak jauh dari jembatan ini. Sendiri yang begitu sakit karena dadanya yang sesak dan tangannya yang tak berhenti mengeluarkan darah yang bersumber dari sayatan yang ia buat sendiri. Ia kembali menundukkan kepala. Memejamkan mata erat, membiarkan rasa sakit fisik dan mentalnya bersatu dengan gumuruh suara petir. Mungkin, ini terkahir kalinya ia menikmati rasa sakit itu. Karena ia memilih untuk, menyerah. "Lo gila?!" Gadis itu membuka kembali matanya, tangannya semakin terasa perih karena terbentur aspal jembatan. Tak lain karena dorongan pemuda yang saat ini menatap tajam ke arahnya. Ia mengerjap bingung. Mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi. "Lo mau bunuh diri, hah!?" Sentakan pemuda itu membuat dia sadar, ia gagal. Gagal untuk mengakhiri penderitaannya malam ini. Menyadari hal itu membuatnya tanpa sadar meneteskan air mata. Entah ia harus bersyukur atau justru menyalahkan pemuda yang saat ini berjongkok di hadapannya. Pemuda yang membuat percobaan bunuh dirinya malam ini gagal total. Jadi ia masih harus melanjutkan hidupnya yang menyedihkan ini?
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
Full Of Scratches cover
Bisikan Cinta Sepertiga Malam (On Going) cover
RUMAH tanpa pintu  cover
Skenario Allah✔[End] cover
Raina Maramitha cover
THE UNYIELDING  [END] cover
C cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
She(r) cover
SENANDIKA (Zeedel) cover

Full Of Scratches

21 parti In corso

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *