Dira Dream

Dira Dream

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 26, 2019
Dira bukan seorang perempuan yang mungkin diidamkan banyak orang, Dira juga masih tak mengetahui banyak hal mengenai kelebihannya, yang Dira tau selama ini adalah mengenang masa masa indah bersama sore yang membawanya menemui Jingga di senja hari. Lalu bertemu dengan Tio. Mahasiswa yang tak sengaja menabraknya yang bisa langsung dekat dengannya sedekat Almarhum ibunya. Dira lebih memilih meninggalkan Mahasiswa itu demi Ayah karena memang hatinya hanya untuk dua orang yang kini tetap berada di lubuk Hati Dira. "Allah ciptakan hati, isinya cuma cukup untuk Ibu dan ayah saja. Untuk orang lain, cukup di simpan dan di ingat di otak saja." Kata kata itu terus muncul saat Dira sudah bertemu orang baru dan mulai mengenalinya. Apa yang akan terjadi dengan Hubungan Indira Ainun & Tio Arsyafa? Cari tahu kelanjutannya di dalam🌼 #jingga #senja
All Rights Reserved
#56
complication
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kekasih GelapKu
  • 𝐔𝐧𝐩𝐥𝐚𝐧𝐧𝐞𝐝 𝐋𝐨𝐯𝐞 "𝐃𝐀𝐃"✓
  • When Jiro Meets Jena
  • Not A Simple Love (TELAH TERBIT)
  • And That Moment || TELAH TERBIT
  • ADYRGA [On going]
  • Tangisan Hati (Completed, Cacat Logika)
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Aku Memilihmu [Tamat]✔
  • Pengganti  [END]

Seharusnya Dara sadar, jika hidup tidak akan pernah berjalan sesuai dengan apa yang ia inginkan. Tapi dirinya terlena dengan hidupnya yang sekarang, hidup dalam kekayaan orangtua, dilimpahkan dengan kasih sayang, dan memiliki kekasih yang begitu dia cintai. Dirinya dibutakan dengan itu semua, hingga membuatnya mudah meremehkan orang lain. Namun, hidupnya mendadak berubah begitu mengetahui rahasia yang di sembunyikan kekasihnya selama ini. Dan juga, munculnya fakta-fakta mengenai kedua orangtuanya, yang membuat dirinya nyaris gila. Terlebih, musuhnya itu kini menjadi saudara tirinya. Benar-benar sialan. Sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Mungkin itu nasib Dara sekarang. "Kau dan ibumu sama-sama menjijikan!" Seru Dara mengamuk. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines