Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 19, 2019
Novel ini menceritakan tentang Seseorang yang mencintai dalam Diam, Lia seorang wanita yang mememendam rasanya ke pada Rony sejak masa SMA nya. Tapi tak disangka-sangka ternyata Rony juga mempunyai rasa kepada Lia, meraka sama-sama tak sanggup mengatakannya. Sampai suatu ketika Rony membuat kesalahan dengan mendatangkan kekasihnya, Lia begitu kecewa dengan hal itu hingga membuatnya menghilang dari hadapan Rony. Setelah beberapa Tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali, saat itu juga Rony mengungkapkan segala perasaannya selama ini, tapi keyakinan Lia untuk melupakan Rony sangat besar, hingga akhirnya kisah kasih mereka tak bisa dipersatukan lagi. Lia sudah bahagia dengan kehidupannya yang baru.
All Rights Reserved
#462
romence
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • CINTA TERHALANG JARAK, USIA, DAN KEADAAN
  • Gravitasi Ara
  • my brother my love
  • Story
  • LOVE in SILENCE  **End**
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • Pergi

"Ga bisa ya kita sama-sama sampai akhir?" "Hahaha! Sayang, aku anak pertama, wibawa dan kebanggaan keluarga. Kamu anak bungsu, kesayangan keluarga. Gimana? Kamu bisa bayangkan apa yang akan terjadi?" ===================================== Hubungan itu harus setara. Benar. Entah itu pertemanan, hubungan kerja, apalagi romansa antara dua manusia. Lantas, apakah kesetaraan akan selalu membawa kesempurnaan? Lalu, bagaimana jika yang setara itu adalah trauma yang tidak pernah usai? Egi dan Lili. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Sejoli ini memiliki sampul yang sangat sempurna di mata sosial. Pintar, terpelajar, mapan, dan menawan. Namun, mereka terlalu identik. Bahkan kegilaan mereka juga terlalu setara. Bukankah kesetaraan ini justru menakutkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines