Story cover for coretan tinta by aynaftr
coretan tinta
  • WpView
    Reads 801
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 82
  • WpView
    Reads 801
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 82
Ongoing, First published Jun 19, 2019
Bacalah dan pahami kisah kehidupan yang  penuh akan coretan yang tiada jelas tuk dipahami. Kebahagiaan yang sulit tuk dijelaskan dan dikisahkan dalam sebuah tulisan. Duka yang tiada tara diatas luka yang membara. Inginnya berkata perih namun tiada orang yang memahami. Teriakan dan jeritan tanpa suara ku tunjukkan betapa rapuhnya kekuatan hati. Inilah jiwa yang hancur karna fakta.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add coretan tinta to your library and receive updates
or
#478kisahnyata
Content Guidelines
You may also like
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] by AYA_MNK
29 parts Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
You may also like
Slide 1 of 9
Aksara Bercerita cover
Luruh [ FINISH]  cover
Almost. cover
Andai bisa cover
Kesabaran Seorang Istri cover
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Jeritan Anak Broken Home 17+ cover
Diary cover
KUMPULAN PUISI cover

Aksara Bercerita

16 parts Ongoing

Merangkai kata, merajut asa, dalam rangkaian peristiwa. Menggenggam kata, mengikat rasa, dalam rangkaian cerita. *** Resapi, pahami, ini bukan sekedar karya buatan aku, tapi ada juga punya temen aku. Silakan baca, barang kali kalian suka. Dan, jangan lupa memberikan dukungan dengan meninggalkan jejak. ☺️ Sekian, terima kasih. ✍️✍️