Jika Aku Bisa Memilih (Cerpen)

Jika Aku Bisa Memilih (Cerpen)

  • WpView
    Membaca 6
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 19, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Masih ada setitik cahaya didalam kegelapan." Itu yang terus aku ulang dalam benak dan pikiranku. Ini pilihanku, tapi aku tertekan. Ini keputusanku, tapi aku terpuruk. Mungkin ini salah atau mungkin ini yang benar. Hatiku mengatakan "Dia" Tapi pikiranku mengatakan "Dia" Jika aku bisa memilih. Tanpa bertanya pada hati dan pikiranku. Aku akan memilih "Dia"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#382
indonesiastory
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • life of Star Flower (Kalgukjju Au)
  • SOUL HORROR  (True Love)
  • Only You
  • EUNOIA DALAM SUNYA (HIATUS)
  • Night Of Happiness (TAMAT)
  • I'm Aurora (End - Terbit)
  • why? It's You
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Love With Ghost
  • Tunnel End Lights [TEL]

#Kalgukjju Au Kegelapan.... kehampaan yang menenggelamkan jiwa jiwa manusia rapuh kedalam kekosongan yang membuatnya tersesat di jalan kehancuran Dari manakah munculnya lubang kegelapan itu pada hati seorang manusia..? Jawaban sederhana ialah titik celah kecil di hati mereka , dimunculkan oleh manusia lainnya ataupun dirinya sendiri Datang tanpa kau menyadarinya Perlahan belenggu itu mengikatmu tanpa rasa oleh aliran waktu " Aku tidak mengerti... Ibu... " Ucap sang anak patuh dengan keraguan karena ke lugu'an hatinya yang bersih Selalu berharap wanita itu akan tersenyum ataupun memiliki cahaya kehidupan di matanya " Suatu hari nanti.... , Bukan di sini kau harus menelusuri jejak di seluruh dunia ini untuk memahami maknanya entahlah itu cepat atau lambat... " Walaupun hanya satu kali saja.... Hanya apa yang orang lain sebut cinta dari sosok didepannya... " Tapi pertama kau memerlukan nama milikmu sendiri terlebih dahulu..." " Aster " di bawah taburan permata bintang di langit malam untuk pertama kalinya anak yang lugu tersebut merasakan tangan sang ibu di pipinya " bunga bintang yang memiliki jejak di seluruh hamparan kegelapan bumi seperti halnya bintang di cakrawala gelap " dan pertama kalinya pula ia melihat " Kau adalah Aster......" senyum dan cahaya kehidupan di wajah itu bersamaan dibawah cahaya bintang di kegelapan malam " Saya adalah Aster.... "

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan