Kumpulan Puisi Biru [Completed]

Kumpulan Puisi Biru [Completed]

  • WpView
    Lecturas 39,362
  • WpVote
    Votos 582
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadConcluida mar, sep 10, 2019
WpInfo
Poesía
Colección
'Sejak dulu Biru selalu membuatkanku puisi, karena katanya aku ini terlalu indah untuk diajak bicara dengan kalimat berita. Dia memang berlebihan, cintanya padaku saja ia gambarkan sebesar purnama,' kata Jani dalam hati sambil membalas senyumnya. . . . Ini merupakan kumpulan puisinya Biru yang ada dalam novel "Kata" karya @rintiksedu. Kalian pasti udah gak asing kan sama penulisnya? Yup, Ikan Paus. Dan aku adalah salah satu dari sekian banyak Pasukan Paus hehehe. Novel "Kata" ini sudah terbit dan tersedia di seluruh Gramedia. Jadi buat yang belum baca, bisa langsung beli bukunya atau bisa kunjungi akun wattpadnya @rintiksedu. Oke, selamat jatuh cinta pada puisi Biru.
Todos los derechos reservados
#92
kata
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DIA BIRUTA
  • Jejak di Pesisir
  • Renjana
  • Senja di Langit Biru [Complete]
  • Puisi Romantika Kuno
  • NA DAY'S | Na Jaemin [END]
  • SAJAK HATI

Biruta Lion Elwaled, pemuda yang sudah dipenuhi kegelapan. Raja ketiga yang berhasil memimpin 20 tahun kejayaan Hervinda. Rasa dendam, benci semua telah diberikan Viona kepada Biru. Namun, sesosok cahaya mulai meneranginya dan mengajarkan apa itu ketulusan menjadi Raja dan ketulusan mencintai seseorang. Dia Laura Demaitasia Hawk. Tidak ketinggalan keseruan Trio Ranjem dan Kura2 Pawpaw jugaa. "Lihatlah merpati itu. Sepasang kekasih yang selalu berpindah-pindah" -Biruta Lion Elwaled. "Kita hanya dipertemukan. Jangan mati bersamaku. Aku tidak suka" -Laura Demaitasia Hawk. "Bodoh. Kau lupa, kaulah yang membawaku meninggalkan kegelapan. Dunia hitam yang kau benci jika aku memasukinya lagi. Semakin kau membenciku, aku turut bahagia, nona. Karena aku bisa membangun cintamu perlahan" -Isak Isak tangis Biru "Aku tahu. Berjanjilah untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, Biru" Harap penuh Laura. "Tanpaku." "Jangan banyak bicara, istirahatlah. Yang menentukan takdir hanya tuhan. Banyak rintangan yang sudah kita lewatkan" Ketus Biruta. "Dasar pangeran bodoh, ketampananmu bisa menghilang jika kau menangis terus. Dan aku memang suka banyak bicara, bukannya karena itu kau menyukaiku?." Laura pernah berkata. "Jika aku tiada, pergilah ke pantai. Tempat kesukaanku, kamu bisa merasakan angin lembutnya disana. Apa kamu tau Biru? dengan angin itu aku datang dan akan menghangatkanmu, terima kasih botol kecap. Sampai disini aku tidak berani melupakanmu." "Kerupuk kulit.. " Manusia tidak akan bisa menaruh dendam begitu lama. Setiap manusia mempunyai hati dan pikiran untuk hidup. Seperti kisah dua kerajaan yang berbeda kubu, berbeda keyakinan tetapi Ini adalah sejarah Kerajaan Hervinda. JANGAN LUPA MAMPIR BUAT YANG SUKA SEJARAH DAN CINTA🌷🌷 .. Only for love Biruta and Laura🩷

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido