Bulan Bintang
Bintang dan Bulan terlahir sebagai saudara kembar. Namun, mereka tidak pernah benar-benar terlihat sama. Wajah mereka berbeda, begitu pula kepribadian mereka. Bintang tumbuh dengan hati yang keras dan dingin, sementara Bulan menyimpan kecerian yang hangat seperti cahaya matahari. Meski berbeda, masa kecil membuat mereka tak terpisahkan-dua jiwa yang selalu berjalan berdampingan.
Namun segalanya berubah ketika perpisahan kedua orang tua mereka memaksa takdir memisahkan jalan hidup mereka. Tanpa perpisahan yang jelas, tanpa janji untuk bertemu kembali, Bintang dan Bulan tumbuh di dunia yang berbeda. Tahun demi tahun berlalu tanpa kabar, tanpa jejak satu sama lain.
Lalu suatu hari, takdir yang lama diam akhirnya bergerak. Pertemuan yang tak pernah mereka rencanakan kembali mempertemukan dua saudara yang pernah begitu dekat. Tetapi setelah waktu yang begitu lama memisahkan mereka, apakah mereka masih saling mengenali? Apakah ikatan yang dulu begitu kuat masih tersisa di antara mereka?
Ataukah perbedaan yang sejak awal ada justru akan menjadi jarak baru di antara mereka?
Karena mungkin benar...
"Kita memang terlahir kembar. Tapi kita tidak sama."
- Kejora Bintang Erwita -
"Kita memang berbeda. Tapi kita sebenarnya sama."
- Cahaya Rembulan Erwita -
Jika takdir sudah mempertemukan mereka kembali, apakah itu berarti kisah mereka belum benar-benar selesai? Atau justru semuanya baru akan dimulai sekarang?