MY DREAM

MY DREAM

  • WpView
    LECTURES 2,009
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture57m
WpMetadataNoticeDernière publication lun., oct. 28, 2024
"aku hanya merasa kasian padamu,tidak lebih,jangan berharap apa apa atas perhatiaan yang aku berikan padamu,itu semua hanya ucapan terima kasih karena kau membuat kakek ku bahagia dan karena rasa kasihanku padamu yang terlihat begitu menyedihkan". Rick Gremes "aku tau,terima kasih untuk semuanya,rasa peduli dan sayangmu walaupun itu semua sandiwara,setidaknya aku bisa merasakan rasa disayangi walaupun itu palsu,pergilah aku baik baik saja,jangan menoleh kebelakang temukan kebahagianmu,karena aku bahagia melihat kau bahagia". Fadilla
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Past and Present - Original story
  • Selagi Bernama Kita
  • SETELAH SEGALANYA
  • The Rain's promise (ZeeNunew)
  • DERMAGA
  • Crush On You
  • Akhir Yang Terlewat [C]
  • SEMPURNA DALAM DOSA - Editing
  • Time. Changes. One.
  • Beauty in Disaster

Lelucon macam apa ini, Tuhan? Kenapa setelah delapan tahun, Kau kembali mempertemukan kami? Kenapa disaat aku mulai melupakan dia? Dia masih sama, bahkan bertambah tampan. Dengan bahunya yang tegap dan dadanya yang bidang. Dia masih sama. Suka sekali menggoda ku. Suka sekali melihat aku malu. Suka sekali melihat ku marah-marah. Laki-laki ku yang manis dan ramah telah berubah menjadi pria dingin tak berperasaan. Dan saat aku mendengar suaranya, aku tahu bahwa semuanya tidak lagi sama seperti dulu. -Alexis Rima Wijaya Aku tidak tahu takdir seperti apa yang Kau tuliskan untukku. Aku tidak tahu kenapa setelah delapan tahun berlalu, Kau kembali mempertemukan kami. Memposisikan dia sebagai sekretaris ku, memungkinkan aku untuk selalu melihatnya. Dia masih sama, bahkan bertambah cantik. Dengan rambut coklat nya yang bergelombang dan senyum manis yang selalu terukir diwajahnya. Dia masih sama. Bahkan caranya merona malu saat ku goda. Caranya berbicara dengan ku saat sedang marah. Gadis kecil yang manis telah berubah menjadi wanita dewasa dengan segala pesonanya. Dan saat aku tahu bahwa aku tidak pernah melupakannya, aku sadar bahwa kenyataan membuat semua tidak lagi sama seperti dulu. -Ferdinand Surya Sumirat

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu