Bintang

Bintang

  • WpView
    Reads 13,815
  • WpVote
    Votes 2,367
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 11, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Kalau ada apa-apa bilang. Jangan cuma diam. Biar orang yang sayang sama lo tahu apa yang harus dia lakukan." Airin termangu dengan perkataan Bintang tadi. Airin sangatlah tahu arti di baliknya. Airin berbalik menatap ke manik mata cowok itu tepat. "Perasaan lo ini hanyalah perasaan sementara yang akan hilang secepat perasaan itu datang. Perasaan yang tumbuh karena terbiasa dan akan gugur ketika 'terbiasa' itu hilang entah ke mana." Selepas mengucapkan itu, Airin melepas cekalan Bintang yang melonggar dan balik badan berlari pergi. Bintang diam menatap punggung Airin pergi. Tidak mencegah gadis itu. Ia terhenyak dengan kalimat Airin tadi. Perasaan sementara katanya? Bintang menunduk. Cowok itu menghela nafas kasar. Di saat hatinya mulai percaya oleh hadirnya perasaan baru dengan seseorang-perasaan yang mampu membuat dirinya banyak berubah-ia malah dapat penjelasan dari seseorang itu bahwa perasaannya hanyalah perasaan sementara, yang katanya akan hilang begitu saja. Seperti sebuah tulisan yang ditulis di atas pasir lalu tersapu air. Hilang. [ JANGAN LUPA TINGGALKAN VOTE DAN KOMENTAR!] Cover by: @littleunicorrn_
All Rights Reserved
#86
gio
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Waktu [Complete]
  • No Longer Mate
  • Kelas A [End]
  • JAM 3 SORE
  • My Friend and My Bestfriend
  • Stupid Cupid
  • The Special Class
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • RION IS MY MANTAN!

Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines