Story cover for Angin by Tsabita_02
Angin
  • WpView
    LETTURE 42
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 4
  • WpView
    LETTURE 42
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 4
In corso, pubblicata il giu 19, 2019
Setiap karya memiliki kisah yang tertuang di dalamnya dan  karya tersebut berkaitan erat  dengan rasa dan pikiran sang pembuat karya. Apa jadinya karya tersebut, bila rasa dan pikiran kacau ?

Dan dalam perjalanan hidup ini setiap orang membutuhkan sandaran untuk menopang mereka tetap hidup. Akan tetapi, bagaiamana jadinya bila sandaran tersebut yang membuat kehabisan nafas secara perlahan-lahan? apa jadinya bila sandaran tersebut yang membuat terluka?

Lantas,sandaran apa yang bisa membuat tetap hidup?
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Angin alla tua libreria e ricevere aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 8
"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka" cover
Narasi Hidup cover
❲END❳ TRAPPED IN A HAREM NOVEL cover
Tyllie {END}  cover
Luka Dalam Senyum cover
lucky (Zeesha)END cover
Shadows of the Main Story cover
Berbagi Hati (Tamat) cover

"Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"

20 parti Completa

Hidup adalah panggung, dan setiap orang mengenakan topeng. Beberapa topeng begitu sempurna hingga bahkan pemakainya lupa wajah aslinya. Tawa bisa menjadi tirai, senyum bisa menjadi ilusi, dan kata-kata "Aku baik-baik saja" bisa menjadi kebohongan yang paling menyakitkan. Ini adalah kisah tentang seseorang yang menjalani hari-hari seperti biasa, seperti semua orang lainnya. Ia tertawa bersama teman-temannya, membantu keluarganya, mengisi waktunya dengan hobi, dan menjalani hidup seperti yang seharusnya. Tapi di balik semua itu, ada kehampaan yang tak terjelaskan, ada luka yang tak terlihat, ada pertanyaan yang tak pernah terjawab. Bagaimana rasanya hidup tanpa benar-benar merasa hidup? Bagaimana rasanya berjalan di dunia ini, tetapi tidak pernah benar-benar berpijak? Dan bagaimana jika, suatu hari, semuanya terasa terlalu berat untuk dilanjutkan? "Biarlah" bukan hanya sebuah cerita. Ini adalah perjalanan di antara cahaya dan kegelapan, kebahagiaan yang palsu dan kesedihan yang nyata, antara eksistensi dan kehampaan. Ini adalah kisah yang mungkin terlalu dekat dengan kenyataan-dan mungkin, terlalu sulit untuk diabaikan.