Di Ujung Batas

Di Ujung Batas

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 20, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Perasaan yang Tuhan berikan adalah sebuah anugerah. Terlepas mau seperti apa sikapmu menghadapinya. Mau kausambut, kauabaikan, atau kauenyahkan. Terlebih perasaan suci yang orang katakan sebagai cinta? Banyak orang telah menerjemahkan kehadirannya. Banyak orang yang menderita dibalik kata cinta. Banyak yang telah---jatuh. Meskipun tak sedikit yang berbalas perasaannya. Di sini, kuperi cinta dari sudutku. Membawakan tentang cinta tak selalu ringan, bukan? Tak selalu jelas, gamblang. Meskipun judul cinta telah berjubel di mana-mana. . Sebab mereka, perasaanku padanya, hanyalah sebatas pena dan kertas. Di atas kata yang terlindungi sandi. . Lil_Augusta9 © 2019
All Rights Reserved
#268
narasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Perjalanan Cintaku...
  • NASYKA {End}- New version
  • Surat Untuk Perasaan Yang Tak dimengerti
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]

#MantanSeries Bila orang bilang hal yang paling berpengaruh itu adalah perpisahan tanpa pesan, maka aku tidak menyetujuinya. Sebab, bagiku yang paling mempengaruhi bukan perpisahan tanpa pesan akan tetapi pertemuan kembali setelah perpisahan tanpa pesan. Dan hal itu, sangat berpengaruh pada cerita yang sudah dianggap selesai tapi kenyataannya belum. Dan kisah ini, sejujurnya aku tak ingin mengulanginya sebab ketika kenangan yang sudah berhasil dikubur mencuat kembali akan membawa cerita yang berbeda dengan kenyataan yang sempat diharapkan. -Setelah sekian lama kita tidak berjumpa. Aku kini mulai berpikir, apa yang harus kulakukan jika kita dipertemukan kembali. Haruskah aku menyambutmu dengan pelukan hangat ataukah kusambut dengan derai air mata kerinduan. Dan ternyata, setelah sekian lama. Kala waktu kita bertemu, ternyata kita bagai dua orang asing yang saling mengenal.- ----> Mawarmay Kediri, 23 September 2019 Cerita ini hanya fiksi semata, apabila ada kesamaan tempat, nama tokoh, kejadian dan beberapa hal yang mungkin terasa tidak asing maka ini hanya imajinasi dari penulis yang tertuang dalam kata. Jadi mohon dimaklumi atas unsur ketidakpastian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines