ILLUCY
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 2, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Illucy laxster lay, butuh obat untuk menekan keinginan membunuh nya!!! Tapi tidak semua obat dapat di minum...
All Rights Reserved
#8
yara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • sebilah pisau waktu
  • HAPPY VIRUS (Proses Revisi)
  • Figuran Bebas
  • Alone [END]✓
  • PSIKOPAT GIRL
  • Alpha Mate
  • Drug Hunter

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines