Who Cares (?)

Who Cares (?)

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 9, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Dibawah langit senja, sepasang anak remaja itu saling bertatapan mengulas senyum sendu tak ada yang bersuara, sampai helaan nafas meruntuhkan sepi diantara keduanya. "Kenapa kamu berubah? " " kamu udah ga sayang sama aku? " Suara lirih perempuan bermanik teduh itu. Laki-laki yang ditanya hanya diam sambil menatap balik perempuan yang ada didepannya. Mereka kembali saling membisu dengan senja yang mulai memudar. Sehingga suatu hari ada seorang laki-laki yang masuk kedalam hidup gadis itu. Dan membuat gadis itu jatuh cinta kepadanya. Kebahagian apa yang laki laki itu berikan kepada si gadis? Bagaimana gadis itu bisa cepat move on dan menaruh perasaan kepada laki laki itu?
All Rights Reserved
#884
gadis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Halal Kita[On Going]
  • ZAUJI GUS DYLAN | END
  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • Kita yang tak bisa bersama
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Jalur langit Captain
  • ALSYA
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa

Aiza Chafiya Laila Jannahti. Gadis itu biasa dipanggil Aiza. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara, memiliki dua adik laki-laki yang masing-masing berusia 13 tahun dan 8 tahun. Sejak kecil, Aiza dikenal sebagai anak yang lembut, taat, dan penuh tanggung jawab-terutama sebagai kakak sulung di keluarganya. Kisahnya dimulai ketika ia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Fattah, sebuah pesantren yang menjadi pilihan keluarganya. Bukan tanpa alasan, keluarga pengasuh pesantren-Kyai dan Nyai-telah lama menjalin hubungan dekat dengan keluarga Aiza. Kedekatan itu membuat keputusan tersebut terasa tepat, meski tetap saja berat. Tidak mudah bagi Aiza untuk meninggalkan pesantren milik kakeknya sendiri, tempat yang sudah akrab dengan segala kenangan masa kecilnya. Lingkungan baru, aturan baru, dan orang-orang baru menjadi tantangan yang harus ia hadapi dengan hati yang lapang. Di hari-hari pertamanya di Pesantren Nurul Fattah, Aiza dipertemukan dengan tiga gadis yang kelak menjadi sahabatnya: Chika yang ceria, Ayu yang kalem, dan Rahmana yang dewasa. Bersama mereka, Aiza belajar tentang arti persahabatan, kesabaran, dan perlahan... tentang rasa yang tumbuh tanpa diminta. Di balik lantunan ayat suci dan doa-doa yang dipanjatkan setiap malam, ada kisah yang sedang Allah rangkai. Kisah tentang perjuangan, tentang menjaga hati, dan tentang cinta yang tidak hanya sekadar rasa-melainkan niat suci untuk menuju halal. Inilah awal dari perjalanan Aiza. Tentang cinta yang dijaga, tentang rindu yang ditahan, dan tentang harapan yang dipasrahkan sepenuhnya pada takdir-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines