Catatan Rumaisha

Catatan Rumaisha

  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 22, 2019
Pena miliki kuasa untuk bersabda tintanya mampu menggenggam dunia geritannya bisa merubah peradaban kekuatannya dapat menyulut peperangan tapi juga merengkuh perdamaian jika berada pada tangan yang bijak, pena bisa jadi alat menanam banyak benih pengetahuan dan kebaikan. Hidup tak selalu hadirkan puzzle suka cita, ada banyak kesedihan yang berputar menuju kesempurnaan kisah. Terpuruk bukanlah pilihan saat berada dibawah ketika menyadari eksistensi manusia sebagai mahluk berakal dan berbudi pekerti. Bertahan adalah keharusan dalam keadaan seburuk apapun karena kita tau, kita punya Tuhan yang kuasa menolong mendayagunakan anugrah yang kita punya untuk terus melanjutkan puzzle kehidupan. Berkawan dengan perenungan lewat narasi cerita akan sangat menyenangkan, mengolahnya jadi pembelajaran dan motivasi untuk diri sendiri juga lingkungan. Seduh kopimu, kan ku sandingkan cangkirmu dengan cangkirku, mari bertemu dan bercengkrama dengan langit yang membentang perlindungan dan bumi yang menggelar pijakan. Aku melibatkanmu dalam narasi ini, karena ini bukan tentangku, tapi tentang KITA, manusia yang belajar memanusiakan manusia. enjoy ready ^_^ dukungan anda sangat berharga.
All Rights Reserved
#315
ketenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aralie, Maafkan Aku
  • Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening
  •  ANATHA
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Mahligai Sunyi
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Jeritan Anak Broken Home 17+

Tanggung jawab seorang kakak seharusnya jadi panutan-itulah yang dulu dipercayakan pada Lana, kakak pertama dari keluarga besar mereka. Tapi ketika Lana mulai lengah, abai, dan kehilangan kendali atas emosi, tanggung jawab itu berpindah ke tangan Aralie-kakak kedua yang lembut, sabar, dan dicintai semua adik mereka. Namun rasa iri, lelah, dan amarah perlahan tumbuh di hati Lana... hingga satu hari, semuanya hancur. Aralie pergi selamanya, bukan karena takdir, tapi karena kesalahan Lana sendiri. Kini, para adik mereka-Delynn, Lily, Oline, Fritzy, Erine, Regie, Nayla, Levi, Nala, Trisha, Nachia, Ribka, Intan, Auwia, Jemima, Virgi, Gia, Mikaela, Rillie, Maira, dan Ekin-tak lagi memanggil nama Lana dengan kasih. Yang tersisa hanyalah jarak... dan luka. Ini adalah kisah tentang sebuah keluarga, tentang dua kakak dengan beban yang berbeda, dan tentang bagaimana satu kesalahan bisa menghapus semua cinta yang pernah ada. "Aralie, Maafkan Aku" bukan sekadar cerita tentang kehilangan, tapi tentang beratnya menjadi kakak-dan sulitnya dimaafkan setelah semuanya terlambat. Warning⚠️ Cerita ini tidak mengandung real life ❌ Bahasa bisa baku dan non baku Maaf jika ada kesalahan dalam alur cerita🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines