Senyum Milik Aci

Senyum Milik Aci

  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 20, 2019
"Karena hanya senyumlah yang kupunya untuk menguatkanku dari hati yang rapuh." Aci adalah sosok gadis pendiam, lugu, polos, juga sabar. Aci bukanlah sosok most wanted yang banyak dikenal atau yang di segani. Dia hanya seorang Aci yang tertutup dan tak banyak yang tau oleh sosoknya.. Aci menyukai Arthur karena suatu kejadian yang memepertemukan mereka. Tak ada yang tau bahwa ia menyukai Arthur selain sahabatnya-Nita. Sayangnya hingga saat ini ia hanya bisa menyukai dalam diam, memandangnya dari jauh, dan selalu mendoakannya dimanapun. Dia selalu berharap bahwa Arthur akan melihatnya juga menyadari kehadirannya sekalipun bukan untuk dimiliki. Entah kapan itu terjadi..
All Rights Reserved
#75
arthur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tanpa Memulai
  • BAD BOY SEKOLAH (SELESAI)
  • ARA (tamat)
  • Figuran Spesial (TERBIT)
  • This Feeling [SELESAI]
  • CRUSH [END]
  • ATARICK [OFF]

( "Follow akun author dan jangan tinggalkan jejak kalian" 🤗) Sera valeska Siswa kelas 10 yang dikenal tenang, pintar, dan agak tertutup. Sera lebih banyak menyimpan perasaan dalam diam, namun hatinya dalam dan peka terhadap sekitar. Ia memiliki ketertarikan terhadap Ares sejak awal duduk di bangku SMA, tapi tidak pernah benar-benar mengungkapkannya. Sera mencintai dalam senyap, mencatat setiap hal kecil tentang orang yang ia sayangi tanpa pernah berharap banyak. Ketika Ares perlahan menjauh tanpa alasan, ia tidak bertanya-ia hanya diam, sambil belajar melepaskan meski hatinya belum siap. Ares Xavendra Siswa populer, namun bukan tipe yang banyak bicara. Ares lebih suka memperhatikan dari kejauhan, pendiam tapi tajam dalam mengamati. Ia menyukai Sera sejak lama, tapi tak pernah benar-benar tahu bagaimana cara menghadapinya. Saat perasaannya tumbuh terlalu dalam, Ares memilih mundur. Ia takut-bukan karena tidak merasa, tapi karena merasa terlalu dalam. Pilihannya untuk menjadi asing adalah cara melindungi diri sendiri, meski di balik sikap dinginnya, ada hati yang sama rapuhnya dengan milik Sera

More details
WpActionLinkContent Guidelines