Seharusnya

Seharusnya

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 21, 2019
Pertandingan sepak bola antar pelajar tingkat kecamatan sedang berlansung, pertandingan sudah berjalan selama 60 menit. kekalahan sudah di depan mata, tim lawan pun sudah mengerahkan pemain terbaik mereka. Menyerah, menyerah, dan menyerah, itulah tiga pilihan yang ada disaat itu. Operan yang sempurna dariku tidak berguna, mereka selalu gagal mencetak angka. Seandainya aku masih seperti masa lalu, aku pasti dapat memberi sedikit harapan kepada mereka semua. Benar sekali, cerita ini bercerita tentangku, aku adalah seorang pemain jenius di masa depan. Namaku Araki Hanada, aku tinggal di sebuah kota kecil di pinggir danau.
All Rights Reserved
#305
sepakbola
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GARUDA'S FANGIRL [SELESAI]
  • Friendzone
  • Voices in the Grass
  • Pretty Careless
  • Sadness
  • -NATHANTJEO- Desire you in Summertime
  • Baru kenal 「 S.rintarou x Reader ✓」
  • cinta atau persahabatan (Tamat)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Sebagai seorang gadis remaja yang sedang berada pada puncak mekar-mekarnya, Arum terobsesi pada sosok laki-laki yang disebutnya sebagai cinta. Dialah Arhan Pratama, pemain sepakbola yang menjadi idaman para gadis-gadis remaja sejak munculnya ia dalam pertandingan bergengsi membawa nama Indonesia. Begitupun dengan Arum. Namun... keberuntungan Arum berbeda dengan para gadis-gadis penggemar Arhan. Ia harus menerima kenyataan menjadi calon istri dari laki-laki yang tak lain dan tak bukan adalah... ARHAN PRATAMA yang seketika merubah kehidupannya. *** Noted: Cerita tidak dibuat berdasarkan realita, tapi dari imajinasi author. Tidak ada sangkut pautnya dengan kehidupan nyata para cast ya. Jadi, pembaca diharap bijak!

More details
WpActionLinkContent Guidelines