We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
surat untuk semesta

surat untuk semesta

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Kita seringkali dihadapkan dengan berbagai masalah yang menimbulkan rasa sedih, rasa senang, bahkan kekecewaan mendalam yang memicu berbagai amarah. **** Gimanasih cara lo buat ngadepin berbagai persoalan dalam hidup? mungkin bagi sebagian curhat ke orang terdekat adalah solusi satu - satunya yang lo punya? yakinkah kamu jika curhat ke orang rahasiamu akan terjaga sepenuhnya? **** ini bukan tentang sebuah cerita layaknya novel - novel yang sering kalian baca, cerita ini bercerita tentang "aku" dalam menghadapi persoalan dalam hidupnya. Aku bukanlah orang yang suka curhat tentang berbagai persoalan dalam hidupnya, ia lebih suka menceritakan semua masalahnya kepada semesta,- teman yang paling setia, teman yang tidak mungkin akan membocorkan rahasianya kepada siapapun. Namun sayangnya, semesta tak pandai berucap, semesta tak bersuara, semesta tak mampu memberi solusi atas persoalannya. Tapi semesta adalah pendengar yang handal, pendengar yang setia. Semesta tak akan pernah pergi, ia tak akan pernah meninggalkan aku. **** cerita ini akan berbentuk surat - surat yang pernah aku tuliskan untuknya,- semestaku. I hope u enjoy this story guyss!❤
All Rights Reserved
#512
surat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TITIK AKHIR.
  • ZiAron [END]
  • Let Me Love You Longer
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • Serpihan Luka
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Apilo✔
  • GRIZLEN {On Going}
  • When I Meet You

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••.

More details
WpActionLinkContent Guidelines