Rumah Berhantu

Rumah Berhantu

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 23, 2019
kami membeli sebuah rumah yang luas. Sekali lagi kami merasa sangat beruntung. Rumah besar bernilai sewa 20 juta pertahun saya dapatkan dengan nilai 10 juta per dua tahun. Rumah ini muat menampung barang yang kami punya. Di sebelahnya sebuah bidang tanah luas dan di sebelah kiri terdapat pohon yang sudah tandus. Dan...rumah ini sangat-sangat sudah lama tidak di tepati 7 tahun yang lalu pemilik rumah ini memilih pindah rumah. Kabarnya, di rumah ini ada makam bayi yang belum sempat lahir.
All Rights Reserved
#13
rumahberhantu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH KITA
  • S2 Pundung Family [[HIATUS]]
  •    Rumah Kardus
  • Rumah Bercat Putih
  • CEMARA
  • The Wind Blows
  • Rumah Idaman (Tamat)
  • Janda dua anak itu, Pacarku!
  • DIANA MAMA TIRIKU

Rumah adalah tempat ternyaman dikala, hati dan jiwa kita runtuh. disaat Tenga kita habis untuk dunia ini .di saat kita capek hadapi seluruh dunia ini, rumah tempat ternyaman saat kita pulang tapi, bagaimana kalo rumah itu sendiri .bukan tempat, ternyaman untuk diri kita sendiri. maka seluruh, tubuh kita sudah hancur jikalau rumah yang selama ini tempati , di besarkan, hanya menjadi rumah singgah saja bagi diri kita bukan menjadi rumah kita. itulah yang dirasakan oleh Asyifa Zahra Wijaya di saat usia nya 12 tahun dia sudah merasakan lelah dalam hidup nya . bahkan sampai dewasa pun di Masi sama mengatakan lelah dalam hidup nya. " ya Allah aku menerima dengan takdir yang kujalani saat ini. tapi aku cuma minta satu tolong jangan samakan ,takdir ku ini dengan ,bayi yang ku kandung ini. cukup aku saja" ujar Syifa dalam doa nya " Rumah itu bukan tentang rumah yang dibangun dengan kayu, atau rumah yang dibangun dengan bata ,tapi rumah yang di bangun oleh kedua orang tua .maksudnya, rumah itu seperti orang tua dialah pokok rumah kalian ,atap dan tiang itu bagaikan kedua orang tua, dan anak-anak adalah dinding nya rumah itu , itulah rumah yang sebenarnya " ujar ustadz Yusuf dalam kajian nya __________ TIDAK SEMUA RUMAH ITU ADALAH TEMPAT TERNYAMAN! AISYAH" tegas siyfa dengan nada keras Aisyah hanya terdiam sambil matanya terus menatap siyfa yang tengah bersandar di dinding yang tak henti - hentinya menangis sambil sesekali memukul dadanya . " Aku capek " " Aku capek" " Aku capek" ujar siyfa tiga kali menatap Aisyah dengan mata yang sembab . _______ jangan dilihat ajak yuk baca buat yang merasa keluarga broken home semangat melanjutkan hidup ❗ini bukan tentang kita lemah tapi ini tentang cara melanjutkan hidup kita

More details
WpActionLinkContent Guidelines