Prohibited Action

Prohibited Action

  • WpView
    Reads 639
  • WpVote
    Votes 304
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 4, 2020
Langsung buka aja hehe Liat prolog:) dan lanjukan bacanya.... Tidak ada seseorang yang hidup tanpa masalah, ada kalanya ia terlihat bahagia tetapi justru menahan segala sakit yang ia rasa.. Memberitahukan kepada orang lain bukan berarti apa yang kita rasakan terselesaikan begitu saja, tetapi setidaknya kita merasa sedikit lebih tenang walau hanya sebentar. Setiap terjadi masalah, selalu yang terpikir..... " bagaimana cara mengakhiri hidup ini" Ada kalanya kita menyerah dengan semua hal yang sudah terjadi......
All Rights Reserved
#3
kepedihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Archetypal [Terbit]
  • Breathe
  • Paradise
  • Rayhan: sebelum hati berani pulih
  • ALEYA~~
  • MISSHELLA ✔
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Bukan Kita D.A.N
Hopeless

[COMPLETED] "Whoever told you that life would be easy, I promise that person was lying to you." --Kondisi dimana tidak memiliki ekspetasi tentang hal-hal baik yang akan terjadi dan juga kesuksesan di masa mendatang. [Definition of Hopeless] Apakah ini tentang kisah cinta masa remajaku? Astaga, bahkan aku tidak yakin tentang cinta itu nyata. Yang aku tahu hanya luka dan luka. Itu saja. Tangisanku bukan tangisan patah hati, lagipula perasaanku sudah mati. Jiwaku diasuh oleh sepi, hingga teman terbaikku hanya rasa sendiri. Setidaknya aku punya mereka, orang yang mengajariku bahwa aku tidak sendirian. Meskipun ada kalanya aku menyerah dan pasrah. Apakah akhir ceritaku ini bahagia? Apakah aku akan terus berkawan dengan tangisan, hingga aku lupa cara untuk mencari kebahagiaan? Aku hanyalah satu dari ratusan orang yang sakit secara jiwa, aku bersahabat dengan sesuatu yang mereka sebut depresi. Hingga yang kukenali hanya keputusasaan pada masa depan diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines