Half Alive

Half Alive

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 8, 2019
Mereka bilang dia tidak bisa melakukan apa-apa. Mereka bilang dia tidak akan sukses. Mereka bilang dia tidak akan bisa hidup di tengah masyarakat. Mereka bilang dia lemah. Semua kalimat yang terukir begitu indah dimata mereka, semua kalimat yang anggap fakta, semua kalimat yang mereka lontarkan hanya dari melihat saja. Berhasil membuatnya kehilangan segalanya. Kepercayaan kepada orang-orang luar, kehilangan rasa percaya diri. Bahkan ia takut menatap mata orang lain. Ia takut semua orang membencinya. Perlahan, ia mulai menutup diri dari orang-orang. Yang seharusnya tidak, berkat kalimat pedas dari orang, berkat cacian dan makian dari orang, ia berubah menjadi pribadi yang dikatakan orang-orang. Malam-malam yang berlalu telah ia lalui. Isak tangisnya seperti melodi yang menghiasi kamarnya. Namun malangnya, tak ada satupun yang peduli. Dia, Aretha.
All Rights Reserved
#249
abuse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RAPUH!
  • Evesha The little Sun
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • Paradise
  • Tikungunya
  • FIZYA
  • TERA
RAPUH!

"Kaca yang telah retak memang tak bisa disatukan kembali. Sekalipun bisa, wujudnya tak 'kan seutuh dulu. Mudah rapuh, seperti kata maaf pada sebuah penyesalan." Setelah kepergian Papanya, sahabatnya, serta luka yang tak kunjung sembuh, lantas kerapuhan apalagi yang akan Allena rasakan? Saudari kembar, katanya. Padahal nyatanya, kedua gadis tersebut sangat bertolak belakang tentang bahagia yang mereka cari. Sosok pembuat bahagia itu datang. Tanpa ia sadari, sosok tersebut adalah kerapuhan Allena yang sebenarnya. ••• S E L A M A T M E N A N G I S ❗

More details
WpActionLinkContent Guidelines