Story cover for Dream Enough by vherafebryana
Dream Enough
  • WpView
    Reads 4,138
  • WpVote
    Votes 651
  • WpPart
    Parts 14
  • WpView
    Reads 4,138
  • WpVote
    Votes 651
  • WpPart
    Parts 14
Ongoing, First published Jun 21, 2019
Ia cantik, berprestasi dan mempunyai banyak teman. Tapi, semua pemuda sebayanya lebih ingin menghindari Alita.

Mereka bilang, Alita adalah cewek dengan pemikiran kritis, independent, berwawasan luas, dan tidak suka menjadi No.2 dalam segala hal. Jika ingin menaklukan Alita, itu artinya mereka harus jauh lebih pandai dari cewek itu. Dan mereka semua menyerah. 

Tak masalah, bagi Alita sekolah adalah tempat belajar, bukan pacaran seperti yang dilakukan kebanyakan temannya. Suatu saat, ia pasti bisa mendapatkan laki-laki seperti ayahnya. Yang selalu mencintai ibunya dengan tulus, yang menyayangi anak-anaknya sepenuh hati. Ya, Alita menginkan laki-laki seperti Rizki.

Tapi ada satu cowok yang tidak pernah absen menggangu hidupnya. Namanya Naraiyan, cowok itulah satu-satunya yang mampu membuat Alita malas berdebat, segala tingkah laku Naraiyan selalu membuat Alita jengkel. Dan hanya Naraiyan, cowok di sekolah yang mampu membuat Alita menjadi No.2. Semua sifat cowok itu, berbanding terbalik dengan kriterianya.
All Rights Reserved
Sign up to add Dream Enough to your library and receive updates
or
#944complicated
Content Guidelines
You may also like
JATUH GAK CUMAN SEKALI by aviershta
18 parts Ongoing
Siap! Aku bikin versi yang lebih gokil, penuh lawakan, dan bikin penasaran banget: "JATUH GAK CUMAN SEKALI" Zea cuma pengen sekolah dengan tenang. Tapi, hidup? Ah, dia kayak sinyal WiFi di dalam hutan nggak pernah stabil. Seminggu sebelum MPLS, Zea jatuh dari motor. Hasilnya? Badan lecet-lecet, jalan pincang kayak robot yang kehabisan baterai. Tapi semangat Zea? Tetap nyala, walau kakinya bilang, "Tolong, kasih aku istirahat dong!" Dengan gaya jalan ala zombie setengah patah itu, dia berangkat ke sekolah. Eh, siapa sangka? Itu baru babak pembuka dari drama kehidupan ala Zea. Mulai dari dipanggil "Pincang" oleh Gavin, cowok OSIS yang ngeselin tapi entah kenapa bikin Zea pengen ngelempar sepatu eh, tapi sepatu lagi di kaki yang pincang, jadi nggak bisa. Trus, dia nyasar ke UKS dan ketemu Rafael, kakak kelas yang gantengnya level dewa, sopannya level malaikat, bikin Zea hampir lupa kalau kakinya masih sakit. Drama makin kencang! Ada Acel, si jenius yang bablas soal cinta katanya paham, tapi prakteknya? Duh, bikin kita ketawa sampe perut keram. Terus Alenna, kakak sirkel yang super dewasa dia satu-satunya yang kayak alarm darurat kalau semuanya mulai kacau. Dan Arlan, cowok yang lebih sering nongkrong sama Gavin daripada ngurusin dirinya sendiri. Jadi, hidup SMA itu bukan cuma soal ngerjain PR, nilai, atau guru killer yang galak. Tapi soal patah hati yang nggak keliatan, tawa yang pecah-pecah, dan sahabat yang kadang lebih bikin pusing daripada pelajaran matematika. Pelajaran paling penting buat Zea? Ternyata yang paling bahaya bukan luka di kaki yang bikin jalan pincang. Tapi luka di hati yang datang tanpa peringatan dan itu jauh lebih nyesek daripada jatuh dari motor.
You may also like
Slide 1 of 9
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Sahabat Terbaik  cover
Choose You - PINDAH KE DREAME cover
PERJODOHAN | CAVNYA (END) cover
 SENYUM PENUTUP LUKA (On Going) cover
Possessive Boss cover
JATUH GAK CUMAN SEKALI cover
Boyfriend Material(END) cover
Kok Kita Nikah?[END] cover

Living with Brothers [TAMAT]✓

49 parts Complete

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa