love By Reno

love By Reno

  • WpView
    LECTURAS 34
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, abr 13, 2020
Ini bukan cerita tentang cowok badboy yang jatuh cinta dengan cewek cupu,bukan juga cerita tentang cowok perfecsionis yang dikejar-kejar para cewek disekolah nya. Tapi ini kisah seorang cowok yang cukup terkenal disekolahnya,namun bukan karena prestasi atau anak pemilik sekolah.Namun karena kelakuannya yang ogeb yang membuat orang akan menggelengkan kepala. Reno nama nya cowok dengan sikap percaya dirinya yang memiliki kekasih yang bernama Lala,gadis yang menjadi incaran siswa disekolahnya.Entah kenapa Lala mau menerima cinta Reno. Dilain sisi Reno yang hobi mengganggu teman kelasnya Bella yang entah perasaan apa yang dirasakan oleh Reno ★ ★ ★ "yah...sayang,kok pedes amat si mulutnya kayak cabe-cabean yang sering gue liat" -reno "kok kamugitu si...jadi selama ini kamu sering ketemu cabe-cabea,kita putus! Cari aja pacar laen yang lebih pedes dari aku"- lala Dan inilah lika-liku perjalanan cinta reno yang tak mulus-mulus bagai jalan tol.
Todos los derechos reservados
#117
ogeb
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Seperti Mencintai Matahari
  • Cewek tomboy
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Love Enemy!
  • KAITSAR ELGAMA [END]
  • RAGNALA [END]
  • 𝑨𝒃𝒐𝒖𝒕 𝑺𝒂𝒉𝒂𝒓𝒂 (ᴇɴᴅ)
  • Bara [REVISI]
  • DRYSTAN (End)
  • tatapan pertama di pojok kelas

Satu yang disadari Rena, dia tidak terlahir cantik sehingga mempercantik diri hanyalah tindakan sia-sia. Dia yang masih dalam umur labilnya dan masih dalam pencarian jati dirinya malah mencondongkan dirinya menjadi tomboy ditambah lagi dia memang menyukai tontonan sepak bola Eropa, hal tersebut membuatnya lebih dekat dengan teman-teman laki-laki daripada perempuan. Tak dapat dipungkiri juga, Rena memiliki otak di atas rata-rata, dia diterima di SMA negeri favorite di Malang. Rena ditempatkan pada kelas X.10. Kelas yang secara demografi sangat berbeda dengan kelas lain. Entah sistem random apa yang digunakan oleh panitia penerimaan siswa, tapi yang jelas di kelas itu terdapat 60% laki-laki. Sedangkan di kelas lain, siswa laki-laki berkisar antara 30-40% saja. Rena yang bukan merupakan tipe siswa rajin sengaja memilih tempat duduk nomor 3 dari barisan belakang. Menurutnya tempat itu ideal untuknya bermalas-malasan, mencontek atau bahkan tidur di kelas. Rena duduk sebangku dengan teman yang baru dikenalnya yakni Irfa. Di belakangnya duduk dua laki-laki, Arief dan Hendi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido