stertorous

stertorous

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2019
Ketika dunia dalam satu waktu terasa sesak, penuh dengan semua penekanan. Padat rayap, sesak rasanya ketika setiap masalah datang tanpa dugaan. Dan disaat itu gue butuh unsur bumi untuk bertahan. Gue butuh oksigen buat usir semua rasa sesak gue. -Anata virly brantara Ternyata selama ini ada berlian tersembunyi di dalam batu yg kokoh. Ada yg menghalangi berlian itu untuk bersinar. Ada satu hal yang baru gue pahami, bahwa semesta menutupi keindahan berlian itu dengan skema yang pahit. Dan gue akan buat berlian itu kembali bersinar, karna di semesta ini gue butuh dia untuk sinari hidup gue. -Binar malvi anando Sesak... semua pasti tahu bagaimana rasanya kata sesak. Apabisa seorang Anata membebaskan dirinya dari kata sesak? Dan kapan terakhir kalian merasa sesak?
All Rights Reserved
#40
anata
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  •  ANATHA
  • DEAR ANNETHA
  • ANNISA {ON GOING}
  • Di Balik Bayang Asa
  • Binar Matahari
  • Love Syndrome [SELESAI]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ALEYA~~
  • ILY Alfarel [Terbit]

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines