"Maaf."
"Memangnya kamu punya salah apa sama aku?"
"Maaf. Karena telah menuliskan skenario sedih pada kisahmu, maaf karena memberi tinta merah tanda luka pada bukumu."
"Tak apa, setidaknya buku kehidupanku menjadi berwarna."
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.