Still by You

Still by You

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 5, 2019
"Aaaaa"baginda memberhentikan aktifitas bermain bolanya setelah mendengar teriakan yg berasal dri tepi jalan dan tampak banyak orang yg mengerumuni tempat itu "Queen!!"baginda mematung melihat tubuh gadis mungil itu telah bersimbah dengan cairan merah nan pesing itu Queeny membuka mata perlahan memandang indahnya karunia tuhan melalui wajah lelaki yg tenga memangkunya "Queen kamu kenapa??"queeny menggeleng pelan ia tersenyum ke arah baginda dengan senyuman yg sangat mnis "Gi..n a..ku cu..ma m..au kam..u jan..ji sam..a a..ku bah..wa ka..mu g..ak a..kan nin..gg..ali..n a..ku"baginda menggeleng ia menggenggam tangan mugil itu dengan erat "Seorang baginda gak akan perna ninggalin queen ny"mendengar itu queeny tersenyum hati nya menghangat dan seketika kepalanya terasa sangat sakit pandangannya menjadi buram sampai akhirnya queeny menutup matanya "QUENNNN!!" hello guys back di cerita aku ke two,semoga di cerita ini kalian lebih banyak ngasi vote dan comen yh;)SILAHKAN MEMBACA GUYS!!
All Rights Reserved
#19
baginda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • About Meet (COMPLETED)
  • Jurnal Tentang Kamu [Sudah Terbit]
  • Only You [Slow Update]
  • Senja dan Langitnya
  • My Regret | Vsoo
  • Dari Rp Jadi Rl (?)
  • Childhood Friends Turned Lovers
  • MyBoyfriend Is Rude
  • ALGAFA

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines