Sejak Kapan??

Sejak Kapan??

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 2, 2019
Vani heran, Sejak kapan mereka jadi sedekat ini? Sejak kapan Aren sepeduli ini sama dia? Sejak kapan Aren mulai melindunginya? dan sejak kapan dia mulai terus memikirkan Aren? Dan Vani pun tidak tahu jawaban dari semua 'sejak kapan?'nya itu. Kalau ingin tahu jawabannya baca aja cerita ini tanpa banyak omong.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • tiga tahun dalam diam
  • Dia Jodohku?  [End]
  • PULANG [END]
  • THREE BOYS END THREE GIRL'S S2 _END
  • SIMALAKAMA💋
  • Sebelum Pelukannya Membuatku Tertidur
  • FOREVER ALONG #Siregar-1- [COMPLETED]√
  • A Stolen Heart (21+) - The 'A' Series No. 3
  • The Badboy{on Going}
  • SCHOOL 2022

Bagi seorang Nana, Dikta adalah sosok teman sekelas yang selalu berhasil mencuri perhatiannya sejak hari pertama masuk SMK. Nana menyimpan perasaannya rapat-rapat, mengagumi Dikta dari bangku belakang, menciptakan percakapan-percakapan imajiner di benaknya, dan berharap suatu saat Dikta akan menyadari keberadaannya lebih dari sekadar teman sekelas biasa. Sayangnya, Dikta terlalu asyik dengan teman-temannya, pelajaran, dan dunianya sendiri hingga tak pernah menangkap sinyal-sinyal halus (atau mungkin tidak terlalu halus) yang sering Nana kirimkan. Tiga tahun berlalu begitu cepat, dan ujian akhir semakin dekat, menandakan akhir dari masa SMK mereka. Nana dilanda kebimbangan yang semakin besar. Terus memendam rasa dan membawa penyesalan setelah lulus, atau akhirnya memberanikan diri mengungkapkan perasaannya dengan risiko ditolak dan membuat suasana menjadi canggung di sisa waktu yang ada? Di tengah kegelisahannya, berbagai momen lucu, salah tingkah, dan terkadang menyakitkan terus mewarnai interaksi mereka di dalam kelas, semakin memperumit perasaan Nana dan membuatnya bertanya-tanya, akankah Dikta pernah tahu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines