4 parts Ongoing Dunia pernah runtuh dalam satu malam yang tak pernah dilupakan sejarah.
Kalingga, negeri terakhir yang berdiri melawan pasukan iblis, hancur dalam darah dan abu. Di sana, Nima, Penjaga Keseimbangan kehilangan segalanya: sahabat, pasukan, dan dunia yang ia lindungi. Disegel oleh Raja Iblis Vroth ke dalam ruang tanpa waktu, Nima lenyap dari catatan sejarah. Dunia percaya ia telah kalah. Dunia belajar hidup di bawah bayang-bayang kegelapan.
Berabad-abad berlalu.
Di era ketika Raja Iblis berkuasa atas hampir seluruh benua, sisa-sisa umat manusia bertahan di reruntuhan kota, gua bawah tanah, dan pulau-pulau terpencil. Mereka hidup sebagai budak, pelarian, dan pejuang yang terusir-mempertahankan harapan hanya melalui bisikan legenda tentang seorang penjaga yang suatu hari akan kembali.
Legenda itu bernama Nima.
Ketika segel dimensi akhirnya retak, Nima kembali ke dunia yang tak lagi ia kenali. Waktu telah melampauinya, tetapi dendam, cinta, dan tekadnya tetap utuh. Dunia yang ia bangkitkan bukan lagi dunia yang bisa diselamatkan dengan keseimbangan semata, melainkan dunia yang menuntut pembebasan.
Di medan perang, Nima menjadi kekuatan tunggal yang mampu meluluhlantakkan pasukan iblis sendirian. Sihirnya membelokkan realitas. Kehadirannya mengubah jalannya perang. Bagi manusia, ia adalah harapan terakhir. Bagi iblis, ia adalah pertanda kepunahan.
Namun kembalinya Nima membawa pertanyaan yang lebih berbahaya daripada perang itu sendiri:
apakah ia masih seorang penjaga... atau telah menjadi senjata?
Saat pemberontakan manusia menyebar dan kekuasaan Vroth mulai retak, Nima harus menghadapi kebenaran yang tak bisa ia hindari, bahwa setiap kemenangan menuntut pengorbanan, dan setiap legenda pada akhirnya harus memilih antara menyelamatkan dunia... atau menghancurkannya demi kebebasan.
Karena keseimbangan telah mati.
Dan yang tersisa hanyalah pilihan.