Mengapa harus begini?

Mengapa harus begini?

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 25, 2019
"Fat, tersenyumlah" kata Rama kepada sahabatnya yang bernama Fatiha. Dengan berat Fatiha bertanya "kenapa gua harus tersenyum? Bukankah gua akan meningalkan lo? Lo nggak sedih apa?" perlahan lahan air mata Fatiha mulai berlinang "smile is halal magic" kata Rama dengan senyuman yang tersambar oleh lesung pipinya. "artinya apa Ma? Gua nggak ngerti" tanya Fatiha "Senyum adalah sihir yang dihalalkan" jawab Rama "sejujurnya gua nggak mau kita pisah, dan Ma, gua mau bilang...." kata Fatiha yang dipotong oleh isakan tangisnya. "mau bilang apa Fat?" tanya Rama heran "gua tau, kita masih anak SD yang sedang melangkah ke jenjang SMP, gua tau kita masih kecil, gua tau-" kata Fatiha yang disambar oleh kata Rama "langsung aja Fat, kasian calon mama baru lo nungguin lama lama" kata Rama secepat kilat. "gua suka lo Ma, gua sayang lo Ma, gua cinta lo Ma" kata Fatiha terpaksa, dengan isakan tangisnya ia berlari menjauh dari Rama, dan mendekati Mobil Sedan warna Hitam dengan plat luar daerah. Apa yang terjadi sesungguhnya? Bagaimana cerita selengkapnya? Heppy redding kakak... :) @otaviaulandari
All Rights Reserved
#3
hem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • WHO ?
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • Best Of Name (END)
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Because I'm Stupid (End)
  • TOILOVE : TAEHYUNG (COMPLETE!)
  • Secret In Silence

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines