Cinta dalam Diam (quotes)

Cinta dalam Diam (quotes)

  • WpView
    Reads 19,429
  • WpVote
    Votes 823
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadComplete Thu, May 7, 2020
♥°Secret Admirer°♥ Di kejauhan aku selalu menatapmu. diam diam menikmati senyum indah yang terukir di wajahmu. Entah, sejak kapan memandangimu dalam diam menjadi hoby ku. yang malah membuat rasa ini semakin besar disaat aku melihatmu. Yang pasti rasa ini tumbuh dalam diriku akibat saat itu. disaat aku duduk di sampingmu, tetapi saat itu tiada sebuah rasa apapun dan entah bagaimana ini terjadi tiba tiba sebuah perasaan muncul dalam diriku akibat dirimu. Sehingga aku menyadari bahwa ini adalah rasa Cinta. Cinta untuk yang pertama kalinya. Hingga saat ini aku masih menyimpan rasa itu sendiri. ingin rasanya mengatakan segalanya padamu, tetapi entah kemana keberanianku itu telah pergi. Mungkin ini yang terbaik untuk aku, kamu, dan dia. Mencintai dalam diam itu jalan yang ku pilih. terimakasih telah memberiku rasa ini. «°°♥°°» Tulisan tulisan ini aku persembahkan untuk mu, yang selama ini aku cintai dalam diam. Terima kasih sudah menginspirasiku. Dari aku, seseorang yang selama ini mencintaimu dalam diam.
All Rights Reserved
#754
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • DikaRanggi
  • Lembut Seperti Doa
  • Quotes Cinta Dalam Diam
  • Mencintaimu Diam Diam [ON MY OWN]
  • Rindu yang berjarak
  • Intertwine Of Us [COMPLETED]
  • LELAH

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines