TASTE YOU! [18+](END✔)

TASTE YOU! [18+](END✔)

  • WpView
    Reads 1,950,633
  • WpVote
    Votes 8,789
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 18, 20207h 45m
Rate Dewasa. Bijak dalam memilih bacaan. *Sudah tersedia di Karya Karsa dan henbuk* **** "Dek, kamu akan di nikahkan, satu minggu lagi." Arkan memberi tahu adik perempuanya. Tiba-tiba Haura di lamar dan di nikahkan hanya karena lupa menutup pintu kamar. ~~ "Apa rasanya?" "Ha??" Haura mengerjap bingung. "Saya ingin tahu, apa rasa liptint kamu?" "M-maksud kakak?" Ya Aslam si dosen tembok itu ingin mencicipi rasa liptint yang Haura pakai langsung dari bibirnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAKITI AKU! [ ✅ COMPLETED ]
  • AFTER MIDNIGHT [DISCONTINUE]
  • Ms. Sure [21+]
  • KACA (Iqie Story)
  • Mutowifku Tersayang
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Mahligai Impian
  • Beautiful Player

"Sampai bila nak jadi macam ni, Noa?" Tanya papa nya. Jejaka itu hanya berdiam diri, tidak mengendahkan nasihat dan teguran daripada papa nya. Lelaki berusia menarik bahu sasa anak nya daripada belakang dan memberi satu tumbukan padu di pipi Noa Zayne. "Papa!" Marah Noa. Lelaki tua itu tayang wajah garang membuatkan Noa tidak berani untuk meneruskan kata kata nya. "Mark my word. Berubah, atau kau hilang segala gala nya." Lelaki berusia itu terus meninggalkan anak lelaki nya yang menahan sakit dan perit akibat tumbukan sebentar tadi. Apa yang membuatkan lelaki berusia itu tidak berpuas hati dengan Noa, anak tunggal nya sendiri? Apa rahsia yang Noa Zayne sembunyikan? 📝📝📝 Ivy luna yang baru selesai menunaikan solat subuh mula menadah tangan. "Ya Allah Ya Tuhanku. K-kenapa Ya Allah? K-kenapa... Kenapa kk-au uji aku sampai macam ni sekali Ya Allah? Apa dosa aku? Apa salah aku? Jentik lah hati ku Ya Allah untuk bagi aku sedar supaya aku tidak tersasar ke arah jalan yang salah." Usai mengaminkan doa nya, Ivy Luna terbaring longlai di atas sejadah dan memejamkan mata. Nak tenangkan hati daripada segala kecelaruan yang berlaku. Semangat nya hilang, senyuman nya semakin pudar di bibir merah delima itu. "Sakitilah aku jikalau itu yang membuat diri mu terasa bahagia." - Ivy Luna -

More details
WpActionLinkContent Guidelines