Fake Wedding

Fake Wedding

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 29, 2019
Kejadian yang tak terduga menghampiri Alexandra dan Marcell, kejadian yang tak pernah mereka duga dan yang mengantarkan mereka ke dalam masalah yang sangat pelik berawal dari Marcell yang sangat suka kebebasan dipaksa menikah dengan seorang wanita yang merupakan teman bisnis papannya, tanpa sengaja dia melakukan hal yang fatal karena mencium saudara kembar seseorang yang akan dinikahinnya dan lebih sialnya dia bukan tipenya sama sekali "Gila, gue emang gila, bisa bisannya gue nyium perempuan itu dan parahnya dia saudara kembar perempuan yang akan dijodohkan dengan gue ??!! gue tak tau apa yang akan terjadi selanjutnya" ~Marcell Dirgantara~ "Dia benar benar Gila, bisa bisannya dia nyium gue seenak jidatnya, mana dia calon nya si mak lampir lagi, dan sekarang gue pasrah apa yang akan terjadi selanjutnya" ~Alexandra Degrina~
All Rights Reserved
#48
alexandra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Marchel And Zarra
  • Serafina
  • Just Marriage [SERENA]
  • PERNIKAHAN DINI (ON GOING)
  • Second Life Changes Everything
  • LIMERENCE
  • Alexandra~Alfanso❤ (End)
  • MY DAD 2 (two hearts one blood) -End-
  • Our Destiny

❝Cinta ada karena terbiasa.❞ "Jika kita menikah gue bisa bebas berhubungan hanya dengan seorang perempuan tanpa melakukan sebuah dosa besar lagi, sekalipun kita tak saling mencintai. Gue mendapat kepuasan biologis dan lo mendapat seluruh uang gue." Perkataan seorang Marchelino Danuarta yang sukses membuat gadis dengan image yang sangat baik, Zarra Jovelyn, menjadi tercengang. Seorang Marchel yang merupakan pria paling terkenal akan ketampanan dan kekayaannya. Marchel yang hobi balap motor, Marchel yang sering keluar-masuk club, Marchel yang merupakan teman sekelas Zarra. Zarra tak pernah berbicara dengan Marchel, hingga kejadian malam itu, merubah segalanya, Marchel menawarkan sebuah negosiasi dan tanpa berpikir panjang Zarra menjawab, "Baiklah, gue setuju." Apakah ini adalah hubungan yang saling menguntungkan atau justru membawa malapetaka? WARNING! Ini merupakan sebuah tulisan berdasarkan imajinasi author dan tidak terikat dengan kejadian nyata manapun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines