[ S 2 ] My Princess Ice || Slow Update

[ S 2 ] My Princess Ice || Slow Update

  • WpView
    Reads 2,274
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2019
"Sal" bukan, bukan Nichole yang memanggil gadis itu tapi seseorang di ambang pintu yang kini sedang tersenyum manis ke arah Salsha. Sedangkan gadis itu melotot ganas seolah berbicara. Cari mati dia. Pergi. Titah batin gadis itu yang tentu saja tak bisa didengar oleh lelaki itu. Gerak tubuh Salsha yang meminta agar lelaki itu pergi hanya ditanggapi dengan kebingungan. "Apa?" Tanya lelaki itu tanpa bersuara tapi Salsha tau apa yang dikatakan lelaki itu. Salsha menepuk dahinya gemas. Goblok. Gumam Salsha sebelum melirik Nichole yang hendak berdiri dengan tatapan tajamnya namun dengan cepat Salsha menahan lengan sahabatnya itu yang membuat Nichole menoleh ke arah Salsha. "Kenapa?" Tanya Nichole datar? "Jangan. Kan gw udah jelasin semuanya sama lo" pinta Salsha sendu yang mendapat hembusan nafas pasrah dari Nichole. ✔Typo ✔Gaje ✔absurd lengkap pan?😂
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DUNIA FLORA
  • " To Love ,To Lose "
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • Aku Adalah Lukamu
  • Setulus Cinta Salma
  • Marsella (1)
  • • D I V I N E__ D E C R E E, FA T E •
  •  Benci Jadi Cinta {END}

Gue cuma gak mau Lo mati," suara Fabian terdengar parau. Flora tersenyum getir, " Tapi Lo sendiri yang buat gue ngerasa mati sebelum gue mati," Fabian terdiam. Ucapan flora barusan menampar dirinya keras, membuat rasa bersalah semakin menggerogotinya. " Ra... Tolong ngerti," suara Fabian tercekat. " Gue selalu ngerti Fabian!" bentaknya tak sadar, isakannya semakin terdengar jelas, membuat siapapun yang mendengarnya pasti akan merasa sedih. "Tapi siapa yang peduli perasaan gue?" suara gadis itu melemah. " Siapa yang peduli mental gue hancur? Siapa yang peduli kalo gue cuma orang yang haus kasih sayang? Siapa?!" " Di sini ada gue yang sayang sama Lo," Fabian meraih tangan gadis itu namun flora dengan cepat langsung menepisnya. Air mata Fabian mengalir membasahi pipinya. " Kita bakal hidup bahagia..."satu isakan lolos dari mulut Fabian, namun ia langsung menahannya. Flora menggeleng pelan, tatapannya semakin kosong. " Kisah kita gak bakalan berakhir happy end Fabian..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines